Davidian Today This is the official website of GADSDA

Languages

Social

Global search
Use these syntaxes below to make advanced search
Sentence search: "Ancient David also was a young boy"
AndX search: King David
OrX search: King | David
NotX search: King ! David
Book search
Use these syntaxes below to make advanced search witin books
Reference search: 1tg2: or 1tg2:18 or 1tg2:18.3
Sentence search within book: 1tg2::"Ancient David also was a young boy"
Sentence search within book categories (tracts): tr::"The Jews before Christ’s day"
AndX search within book: 1tg2::King David
OrX search within book: 1tg2::King | David
NotX search within book: 1tg2::King ! David

Membuat Celah Masuk - Asal Mula Makanan dan Kesehatan

Kesehatan ini-dalam beberapa hal memiliki tugas yang mirip dengan tugas Injil

.

Copyright 1946, oleh

The Entering Wedge of America

Telah Memiliki Hak Cipta

Judul Asli :

The “ENTERING WEDGE”

The Genesis Of Diet and Health 

PENDAHULUAN 

Kami, penerbit, mengetahui banyak hal langkah-langkah yang telah dilakukan oleh dunia pengobatan dan nutrisi sejak para penulis menuliskan cara-cara itu. Ketika rujukan-rujukan ini telah dikumpulkan untuk suatu ketetapan langkah-langkah yang pasti, yang mungkin sudah tidak berlaku lagi (yaitu kutipan dari Readers Digest, sekitar 1945, dan resep makanan), namun prinsip-prinsip dari mereka masih berlaku. 

“MEMBUAT CELAH MASUK”

ASAL MULA MAKANAN DAN KESEHATAN

MISI DARI BUKU INI 

Pembaca akan sangat menghargai kenyataan akan pentingnya agen pengantar kesehatan ini yang dalam beberapa hal adalah sama dengan yang dari injil, sebab tidak satupun rumah tangga, baik rumah tangga Kristen, rumah tangga Yahudi, ataupun rumah tangga Kapir yang mampu melalaikan buku ini. Dan karena perhatian injil yang pertama sekali adalah tentang kesehatan manusia, maka olehnya itu agen utusan sorga ini adalah merupakan “pengendalian diri” bagi pekerja Alkitab dan penjual buku, dan jika dimanfaatkan dengan benar, maka ia bukan saja membuka pintu-pintu dan hati orang terhadap injil dari segala zaman, melainkan juga terhadap “makanan pada waktunya” (Matius 24 : 45), yaitu pekabaran mengenai jam “injil yang kekal itu”. Wahyu 14 : 6. Oleh sebab itu, maka mereka yang ingin terlibat dalam hal yang berharga ini, akan menjadi pekerja yang lebih berhasil dengan menarik, menciptakan persahabatan, merubah hati, dan pelopor pembentuk jasmani.

Dan lagi, bahwa buku ini dapat dipahami oleh semua tingkatan masyarakat, ia telah ditulis dalam bahasa yang dapat cepat dimengerti oleh semua orang. Dan akhirnya, dengan memberikan manfaat dari buku saku ini, maka orang dapat dengan mudah melihatnya setiap saat --- di rumah maupun di luar rumah --- hanya yang paling praktis dan penting, pengertian kesehatan telah diberikan, hal-hal yang dibutuhkan  untuk pedoman bagi orang setiap hari, berikut sejumlah contoh resep-resep makanan.

Penjelasan yang terkandung di sini adalah sangat penting dalam mempertahankan kesehatan

yang baik, sebab dunia pada waktu ini sedang menghayati suatu kehidupan yang bertentangan dengan cara hidup yang benar. Dengan sendirinya, jika orang tidak dilengkapi untuk keluar secara bijaksana melewati perjalanan hidup yang panjang, tentunya ia dapat mengharapkan dengan pasti untuk berhenti di suatu tempat dalam lintasan perlombaan hidup, dan secara jujur tidak akan mencapai tujuannya.

Bagian terbesar dari masyarakat menyadari bahwa mereka kini sedang hidup dalam sebuah dunia yang baru, yang tidak lagi alamiah, dan membingungkan; kecuali jika mereka bereformasi dan menjajarkan semua kebiasaan hidupnya dengan dunia yang seharusnya, maka mereka pun akan terbenam lebih dalam lagi ke dalam samudera penyakit dan kesengsaraan,  dan kesemuanya ini akan masuk ke dalam sesuatu yang belum waktunya, mungkin ke dalam kubur yang tak berpengharapan.

Di dalam sebuah dunia yang alamiah buku-buku yang membicarakan masalah ini tidak akan begitu penting bagi cara hidup seseorang setiap harinya, tetapi di dalam dunia dimana kita hidup di dalamnya sekarang ini, perlunya sebuah buku yang sedemikian ini adalah sangat mendesak karena seolah-olah kematian dan sengsara akan menguasai kita pada akhirnya. Bahwa dunia pada waktu ini sedang berada dalam suatu bahaya yang terbukti dari kenyataan, bahwa ia itu kini sedang semakin sakit dan sekarat oleh berbagai macam penyakit, kecuali ada sesuatu yang dilakukan dengan cepat untuk menyelamatkannya, maka ia itu akan berlalu untuk dilupakan selamanya.

Bagaikan suatu keadaan yang terus merosot dan penyia-nyiaan kesehatan sekarang ini sedang merajalela di seluruh negeri yang dikenal beradab, secara tegas adalah disebabkan oleh kenyataan, bahwa sampai saat ini kita semua sebagai penganut reformasi kesehatan hanya mengajarkan segi teorinya saja dari kehidupan yang benar. Tetapi kini yang sudah lama dinanti-nantikan itu, suatu praktek kesehatan yang menuntun (satu-satunya cara

yang dapat membantu setiap orang untuk memperbaiki semua kebiasaan hidupnya yang keliru, yang dapat menerangi jalannya, dan menyelamatkannya dari jalan kebinasaan), akhirnya tibalah, kita sebagai pengerja-pengerja Kristen bagi kebaikan orang-orang lain sedang berusaha dengan cepat untuk menjangkau semua orang. Ya, semua, karena setiap orang dapat memperolehnya tanpa uang. Ilham kini mengundang : “Ayo, setiap orang yang berhaus, datanglah kepada segala air, dan barangsiapa yang tidak memiliki uang, datanglah, belilah dan makanlah; Ya, datanglah, belilah air anggur dan susu tanpa uang dan tanpa harga”. -- Yesaya 55 : 1.

Sekiranya buku ini harus dijual berdasarkan suatu penghitungan komersial, maka harga dari pelayan kesehatan ini sesuai penilaiannya adalah tak terhitung manfaatnya bagi kesehatan dan kebahagiaan manusia itu sendiri. Oleh sebab itu, para penerbit yang menjalankan pencetakan injil yang saksama ini telah dimungkinkan untuk membagikannya kepada para penyalur guna mengirimkan buku kesehatan ini secara gratis kepada semua orang yang membutuhkannya.

DAFTAR ISI

  • Misi Dari Buku Ini -- i
  • Daftar Isi -- vi
  • Asal Mula Pertarakan dan Kesehatan --
  • Sebab-Sebab Penyakit --
  • Apakah Yang Harus Diketahui Oleh Setiap Orang?--
  • Meringkaskan Sebab-Sebab dari Semua Penyakit --
  • Pelajaran-Pelajaran Dari Mesin Masa Kini --
  • Pelajaran-Pelajaran Dari Alam --
  • Sejenak Memikirkan Makanan daripada Memikirkan Obat --
  • Sejenak Memikirkan Obat-Obatan daripada Makanan --
  • Apakah Yang Harus Diketahui Oleh Seorang Pemakan Daging? --
  • Apakah Yang Harus Diketahui Oleh Seseorang Vegetarian? --
    • Kelompok 1 -- Delapan Puluh Persen dari Menu--
    • Kelompok 2 -- Duapuluh Persen dari Menu --  
    • Kelompok 3 -- Bumbu Bagi Semua Makanan --
  • Menu Musim Panas dan Musim Dingin --
  • Kombinasi-Kombinasi Makanan -- 
  • Makanan Mentah --
  • Menggunakan Akal Sehat --
  • Cara Hidup Yang Maju dan Diterangi --
  • Makan Berlebihan --
  • Makan Di Antara Jam Makan --
  • Kebiasaan-Kebiasaan Yang Benar, Kebersihan dan Olah Raga Mendatangkan Kesehatan Yang Baik -
  • Lingkungan-Lingkungan Yang Menyenangkan --
  • Kehidupan Kota --  
  • Bekerja dan Beristirahat Sepanjang Tahun --  
  • Pemakaian Obat-Obat Cuci Perut --
  • Air Di Eden --  
  • Adakah Anda Ketahui Tentang Tidur? --  
  • Apakah Yang Harus Diketahui Oleh --
  • Seorang Kristen -- 
  • Iman Penting Bagi Keselamatan Yang Baik --
  • Percobaan Laboratorium dan Pendapat dari Ahli Gizi
    • Air dan Gunanya --
    • Fungsi Makanan --
    • Kalori-Kalori
    • Mineral-Mineral
    • Zat Asam (Oksigen) dan Fungsinya
    • Karbohidrat
    • Lemak
    • Protein-Protein  
    • Vitamin-Vitamin
    • Makanan-Makanan Asam dan Alkali
    • Makanan-Makanan Pembentuk Alkali
    • Makanan-Makanan Pembentuk Asam
  • Lebih Baik Mengikuti Semua Hukum Allah
  • Makanan dan Masakan
  • Larangan dan Anjuran-Anjuran Khusus   
  • Tidak Perlu Tetap Lapar dan Tak Berdaya  
  • Resep Makanan

MEMBUAT CELAH MASUK ---

ASAL MULA MAKANAN DAN KESEHATAN 

“Mengapakah kamu membelanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarlah dengan setia kepada-Ku, dan makanlah olehmu sesuatu yang baik, dan hendak-lah jiwamu bergemar dalam kegemukan. Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku : dengarlah, maka jiwamu akan hidup, maka Aku akan membuat suatu perjanjian yang kekal dengan kamu, yaitu berbagai kemurahan Daud yang pasti itu”. Yesaya 55 : 2, 3.

Untuk menghargai pentingnya nasehat Ilahi ini orang harus pertama-tama sepenuhnya menyadari, bahwa pada mula pertama Allah menciptakan manusia dalam gambar-Nya sendiri, laki-laki dan wanita diciptakan-Nya mereka itu. Memang, dalam gambar Allah sendiri keduanya akan hidup selama-lamanya sebagaimana Ia sendiri hidup, tidak akan pernah mengalami sakit atau kematian.

Untuk mengerti perihal memakan “sesuatu yang baik”, dan untuk tetap sehat, ialah memakan hanya sesuatu yang telah disucikan oleh Pencipta untuk dipakai manusia. “Sesungguhnya,” demikianlah perintah-Nya, “Aku telah memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji, yang ada pada permukaan seluruh bumi, dan setiap pohon pada mana terdapat buah dari sesuatu pohon yang mengeluarkan biji; itulah menjadi makananmu”. Kejadian 1 : 29.

Walaupun telah diberikan aneka ragam bahan-bahan makanan yang besar sekali --- setiap tumbuh-tumbuhan dan setiap pohon yang mengeluarkan biji-bijian --- tanpa dosa, pasangan yang suci dicobai dan karena tidak berpengalaman, maka

pasangan suci itu telah memetik satu-satunya buah terlarang dalam seluruh ciptaan Allah, yaitu buah dari pohon yang terdapat di tengah-tengah taman itu. Setelah memakannya, maka mereka telah menjadi pelaku dari pengalaman itu yang akan memperlihatkan kepada mereka dan kepada semua turunannya berbagai akibat dari yang baik dan jahat --- kegembiraan dan kesedihan, kesehatan dan penyakit, penebusan dan kutukan, --- sekaliannya ini semenjak dari waktu itu dan seterusnya menjadi nasib untuk manusia. Akibatnya, sambil berjalan melalui pengalaman-pengalaman ini, kematian menimpa semua orang dan menimpa juga semua yang lainnya yang dahulu tunduk kepada pemerintahan Adam.

Dengan demikian, sebagai keturunan-keturunan dari Bapa Adam, kita dengan sendirinya masuk ke dunia ini sebagai orang-orang berdosa tingkat pertama, yang tunduk kepada semua yang baik maupun kepada semua yang jahat yang ada di dalamnya. Dan kini jika kita memilih mempraktikkan yang baik, janganlah kita menambahi dosa yang lain lagi, dan pada akhirnya keadaan kita yang berdosa akan diubahkan, lalu dikendalikan oleh Terang Ilahi, kita akan dibawa kepada Eden yang tidak berdosa itu. Tetapi jika kita terus berbuat sebaliknya, maka sebagai akibatnya kita akan mendapat berbagai kutuk tambahan, yaitu kutuk-kutuk yang berakibat dari perbuatan dosa kita sendiri. Dan jika kita tidak pernah lagi berbalik dari mengikuti jalan kejahatan yang sedemikian ini, kita akan juga mengalami penderitaan “kematian yang kedua”. Wahyu 20 : 14.

Kini ternyata, bahwa pada mulanya dalam sejarah manusia, orang-orang tidak banyak yang memiliki penyakit, dan menderita seperti yang dialami pada waktu ini, dan orang pada umumnya mampu hidup mendekati seribu tahun, ini membuktikan bahwa bangsa-bangsa pada waktu ini tidak memilih

yang baik, melainkan mereka memilih jalan yang jahat --- jalan yang membawa kepada kebinasaan tubuh maupun jiwa. Dengan demikian menambah dosa pada dosa, kejahatan pada kejahatan, dan penderitaan pada penderitaan, mereka sedang berlari dengan kecepatan penuh untuk menghancurkan hidup ini menuju kepada kebinasaan yang terakhir dalam hidup yang akan datang, yaitu kematian yang kedua, suatu kematian dari mana tidak ada lagi kebangkitan; terkecuali mereka bertobat. 

SEBAB-SEBAB PENYAKIT 

Penyakit telah diidentifikasikan dalam tiga kategori yang berbeda, yaitu penyakit keturunan, komunikatif, dan ciptaan sendiri (diperoleh). Karena demikian halnya, maka harus ada tiga jenis dosa, yaitu tiga jenis hukum yang dilanggar. Dua dari hukum-hukum ini terdapat di dalam Dua Log Batu itu (Keluaran 20 : 3 - 17). Yang pertama melarang berbuat dosa melawan Allah, dan yang kedua melawan sesama manusia. Oleh sebab itu, maka yang ketiga ialah hukum kesehatan, yaitu hukum yang melarang melakukan pelanggaran terhadap tubuh kita (Imamat 11; Yesaya 66 : 16, 17).

Jadi jelaslah, bahwa dosa melawan Allah akan mendatangkan suatu kutuk yang bersifat turun-temurun, yaitu jenis kutuk yang turun dari ayah kepada anak “sampai kepada generasi yang ketiga dan keempat dari mereka yang membenci akan Daku” (Keluaran 20 : 5), demikianlah firman Tuhan. Dan berdosa melawan sesama manusia kita akan mendatangkan penyakit-penyakit komunikatif, yang ditunjukkan dalam kenyataan sewaktu Miryam berdosa melawan saudaranya, Musa, ia telah dipalu dengan penyakit menular, yaitu lepra (Bilangan 12). “Hormatilah akan bapamu dan akan ibumu supaya segala harimu dapat

menjadi panjang .....”. Keluaran 20 : 12. Sebab itu “apapun yang ditabur seseorang, itu juga yang akan dituainya”. Galatia 6 : 7. Demikianlah halnya, bahwa sewaktu Haman membangun tiang gantungan untuk menggantung Mordekai di atasnya, maka ia sendirilah yang telah digantung pada tiang itu (Ester 7 : 9, 10). Dan sewaktu Daniel secara tidak adil dicampakkan ke dalam kandang singa, maka justru musuh-musuhnya sendirilah yang telah ditelan oleh binatang-binatang yang lapar itu, sedangkan Daniel telah diluputkan (Daniel 6 : 16, 22, 24). Terlebih lagi, sewaktu tiga orang Ibrani itu dicampakkan ke dalam dapur api yang bernyala-nyala, maka justru orang-orang yang membawa mereka itulah yang dimakan oleh nyala-nyala api, tetapi orang-orang Ibrani itu telah keluar tanpa cedera (Daniel 3 : 21 - 23). Demikian pula, “orang yang membawa ke dalam tawanan ia akan masuk ke dalam tawanan; orang yang membunuh dengan pedang ia harus dibunuh juga dengan pedang”. Wahyu 13 : 10.

Maka itulah suatu kenyataan yang tidak pernah gagal, bahwa jika seseorang menganiaya tetangganya, atau bermaksud hendak berbuat sedemikian itu, maka cedera itu akan menimpa dirinya sendiri; dan jika ia mengganggu anak-anak tetangganya, maka anak-anaknya sendiri akan menderita sebagai akibatnya. Sungguhpun demikian, penyakit-penyakit yang bukan karena keturunan, diciptakan sendiri oleh orang berdosa oleh berdosa melawan dirinya sendiri. Bagaimanapun juga berdosa melawan tetangga ataupun berdosa melawan diri sendiri secara tidak langsung adalah juga berdosa melawan Allah. 

APAKAH YANG HARUS DIKETAHUI OLEH SEMUA ORANG?

Jika seseorang menderita sesuatu penyakit keturunan, karena hanya kesalahan orangtuanya, atau karena kakek neneknya, atau karena leluhurnya, maka ia tentunya tidak berdaya untuk berbuat apapun dalam usaha untuk sembuh kembali

selengkapnya, baik itu melalui pertarakan ataupun oleh menggunakan obat-obatan. Mungkin saja ia dapat mengendalikan penyakit itu atau bahkan mengatasinya dengan cara mematuhi secara ketat semua hukum Allah, sambil menyadari bahwa tidak ada apapun di dunia ini yang dapat menyembuhkan secara sempurna penyakit yang sedemikian ini, terkecuali doa, jika hikmat Allah berkenan.

Sebaliknya, jika seseorang menderita suatu penyakit yang telah dihubungkan kepadanya atau penyakit yang bersifat komunikatif, yang disebabkan karena dosa seseorang terhadap sesamanya, maka untuk membuang penyakit itu sekaligus dan selamanya, ia harus bertobat dari dosanya, mempraktikkan pedoman emas yang berbunyi : “Segala perkara apapun juga yang kamu kehendaki supaya dilakukan orang kepadamu, lakukanlah juga sedemikian itu kepada mereka”. Matius 7 : 12.

Tetapi jika penyakit itu adalah bukan penyakit keturunan dan juga bukan penyakit komunikatif, maka ia itu harus merupakan penyakit ciptaan sendiri, yang diperoleh diri sendiri, karena melanggar hukum-hukum kesehatan, dengan cara hidup yang tidak benar dari segi apapun.

Oleh sebab itu, orang yang bijaksana akan memperbaiki kebiasaan-kebiasaan hidup mereka --- yaitu memastikan agar mereka tidak berdosa melawan Allah atau melawan sesama manusianya, agar mereka tidur, bernafas, makan, minum, dan bekerja dengan benar dan beribadah, sekiranya ada terdapat suatu pengobatan atas segala-galanya, mereka akan memilikinya.

Penyebab dari setiap jenis penyakit ini berhasil didefinisikan, maka penderita sesuatu penyakit dari antara ketiga jenis penyakit-penyakit itu tanpa kesulitan dapat memastikan sendiri, yang mana dari antara ketiga hukum itu yang sedang dilanggarnya sehingga harus

membayar sanksi yang diakibatkannya. Sungguhpun demikian, jika ia menderita berbagai komplikasi penyakit-penyakit, maka ia pasti sedang melanggar semua hukum Allah. Mulai sekarang hendaklah ia berhenti berbuat dosa dalam kebiasaan apapun jika sekiranya ia berharap untuk sembuh kembali dan tetap sehat.

Banyak penyakit secara keliru digolongkan sebagai penyakit menular. Sebagai contoh, tuberculosis (T.B.C.) sesungguhnya tidak dapat menular, bagi seseorang yang terjangkit dengan penyakit itu, maka ia dapat menyembuhkannya secara efektif, jika ia mulai hidup dengan benar selagi ia masih dalam tahap-tahap permulaannya. Jadi jelaslah, jika orang selalu hidup benar, maka ia tidak perlu takut terhadap penyakit yang kelak memperoleh tempat berpijak di dalam tubuhnya. Sebab itu dalam analisa yang terakhir sejumlah penyakit yang disebut menular itu tidak seperti pada kenyataannya. Tegasnya, sekaliannya itu adalah infeksi yang disebabkan oleh diri sendiri. Dan kini, betapa beruntung seseorang harus memikirkan dirinya sendiri untuk mengerti, bahwa hidup yang benar dan berbuat yang benar, disertai iman pada Allah, sesungguhnya akan menyingkirkan sejumlah besar kesusahan. 

MENYIMPULKAN PENYEBAB DARI SEMUA PENYAKIT

Orang-orang yang tercengang apa penyebab dari penyakit ini, penyakit itu, dan penyakit lainnya, dapat dengan cepat menguji setiap persoalan sebagai berikut :

Kini sepenuhnya telah dimengerti, bahwa kehidupan dan kematian sedang berperang di antara sesamanya bagaikan peperangan di antara bangsa-bangsa itu sendiri. Bala tentara dari bangsa yang satu mungkin memuntahkan peluru atas bala tentara bangsa yang lainnya, namun tidak semua prajurit menerima bentuk luka yang sama sekalipun seluruh bala tentara

diberondong oleh tembakan yang sama. Dalam keadaan yang sama, tubuh-tubuh manusia adalah prajurit-prajurit dan penyebab penyakit ialah senjata. Musuh yang dahsyat dalam peperangan di antara sorga dan bumi. Oleh sebab itu, meskipun sebagian orang menderita karena sakit kepala, sebagian karena sakit perut, sebagian karena sakit gula, sebagian karena anemia, sakit jantung, batu empedu, neuritis, atau penyakit yang lainnya, namun sekaliannya itu menderita karena alasan yang sama --- singkatnya karena mereka dalam satu dan lain hal telah keluar dari satu-satunya benteng pertahanan mereka, yaitu hukum-hukum Allah. Inilah diagnosa yang terakhir dari semua penyakit. Tinggallah dekat pada Alam, maka Alam akan tinggal dekat dengan anda. 

PELAJARAN-PELAJARAN DARI MESIN MASA KINI 

Orang harus menyadari, bahwa tubuh manusia dalam beberapa hal adalah sama dengan sebuah mesin buatan manusia. Apabila isi tangki gas sebuah mobil habis maka mesin akan segera berhenti. Hukum yang sama inipun berlaku di dalam tubuh manusia. Apabila tubuh kehabisan energi (lapar, kehabisan kalori) ia akan berhenti bekerja, mati; maka sekalipun orang yang membuat mobil itu dapat mengisi kembali tangkinya dengan bahan bakar lalu membuatnya berjalan kembali, ia tidak mungkin berbuat yang sama itu terhadap tubuh manusia. Sekali jantung berhenti berdenyut, maka pada saat yang sama itu juga kehidupan berhenti dan tubuh terbaring di bawah sampai kepada hari kebangkitan --- sampai Orang Yang Menciptakannya itu kelak menghidupkan dan menggerakkannya kembali.

Apabila blok mesin dari sesuatu mesin mobil menjadi kering, sedangkan mesinnya terus

hidup, maka mesin itu akan pecah dan kegunaannya akan berakhir. Maka sebagaimana hidupnya sebuah mobil dipelihara dengan cara mengurangi pergesekan mesinnya melalui pemberian minyak pelumas, maka hidup manusia dipelihara dengan cara penggantian sel-sel yang rusak secara Alami sesudah bekerja seharian, yaitu sewaktu ia beristirahat di tempat tidur. Demikianlah ia akan mampu bangun di pagi hari dengan kekuatan yang sudah diperbaharui. Namun jika ia lalai menyediakan bahan yang diperlukan secara Alami untuk membangun kembali sel-sel dan jaringan-jaringan yang rusak, maka ia tentunya akan menderita akibatnya, sama seperti halnya orang yang semborono yang lalai memberikan minyak pelumas ke dalam blok mesin mobilnya. Dan juga jika seseorang lalai meminum cukup air pada siang hari, maka sebagai akibatnya darahnya akan kurang bermutu dan akan terjadi sumbatan dan kemacetan di dalam sistem tubuhnya dengan sisa-sisa buangan, yang menjadi fermentasi dan busuk; dan jika tidak diberi energi secara Alami untuk menyingkirkan racun-racun itu melalui pori-pori, ginjal, dan isi perut, atau untuk menimbulkan demam lalu menjalani proses pembakaran sisa-sisa buangan, maka tidak ada lagi yang akan diperbuat selain menyerah --- meninggal.

Oleh sebab itu adalah perlu agar Alam dilengkapi secukupnya dengan semua bahan-bahan penting jika sekiranya seseorang ingin mempertahankan kegunaan dirinya secara seimbang lalu menghayati hidup yang telah ditakdirkan kepadanya.

Lagi pula, tidak ada satupun teknisi yang akan memasukkan suku cadang yang tidak berguna ataupun tidak perlu ke dalam sesuatu mesin, sehingga jika pemakainya mengeluarkan sesuatu, betapapun kecilnya dan tak berarti, maka mesin itu akan menjadi kurang

efisien. Demikian ini pula halnya dengan tubuh manusia. Namun sekalipun teknisi dapat menggantikan suku cadang yang hilang di dalam mesin yang dirancang dan dibangunnya, ahli bedah tidak dapat menggantikan organ-organ tubuh manusia, yang oleh pasiennya diminta untuk digantikan. Sebagai contoh, seseorang mungkin dapat mengeluarkan hanya suatu pasangan mur dari sesuatu mesin tanpa mempengaruhi fungsi mesin itu untuk sementara, namun lama kelamaan ia akan menemukan bahwa mesin itu akan gagal berfungsi, sehingga jika ia tidak dapat menggantikan suku cadang itu yang telah dikeluarkannya, maka mesin itu akan menjadi sama sekali tidak berguna. Hal yang sama ini pun kurang lebih berlaku, apabila seseorang mengeluarkan sesuatu organ dari tubuhnya. 

PELAJARAN-PELAJARAN DARI ALAM 

Oleh karena kebaikan tubuh adalah jauh lebih tepat diajarkan oleh IBU ALAM sendiri, maka tidak seorang pun yang rindu menikmati hidup akan berani melalaikan nasehatnya. Tumbuh-tumbuhan tidak pernah bertumbuh dengan subur di tanah yang jelek, atau yang sudah habis unsur-unsur penyuburnya. Sebagian tanaman bertumbuh lebih subur di tanah atau iklim yang satu daripada di tanah atau iklim yang lainnya. Sebagian tumbuh subur pada dataran-dataran yang lebih tinggi dan yang lainnya di dataran-dataran yang lebih rendah. Hukum yang sama inipun tampaknya berlaku juga pada manusia. Bangsa-bangsa yang lebih gelap warna kulitnya lebih baik hidupnya pada daerah-daerah yang panas, sedangkan yang lebih putih kulitnya lebih baik pada daerah-daerah yang dingin.

Jika kehidupan tumbuhan bergantung pada bahan yang bukan organik, maka kehidupan binatang bergantung pada bahan organik. Dan lagi, karena kehidupan tumbuhan telah diciptakan lebih dahulu daripada kehidupan binatang, maka kebenarannya adalah, bahwa dunia

tumbuhan dapat terus hidup tanpa binatang, tetapi dunia binatang tidak mungkin dapat hidup terus tanpa tumbuhan. Demikianlah halnya bahwa tumbuh-tumbuhan hanya membutuhkan Ibu Bumi, namun manusia membutuhkan keduanya baik bumi maupun tumbuhan. Dengan kata lain, kehidupan tumbuhan bergantung pada tanah bagi kehadirannya, sedangkan kehidupan binatang adalah bergantung pada tumbuh-tumbuhan. Oleh sebab itu, maka makanan daging adalah bersifat tiruan, sehingga dengan demikian tidak cukup --- tidak mampu untuk mempertahankan kehidupan.

Sebab itu, sebagaimana halnya tumbuh-tumbuhan tidak mungkin dapat bertumbuh subur di tanah yang jelek, manusia pun tidak mungkin dapat bertumbuh subur dengan makanan yang jelek. Dan sekiranya orang dapat menyadari akan kenyataan, bahwa secepatnya sesudah tanah diberi pupuk, tumbuhan itu lalu bangkit dengan sehat dan kokoh, maka tidak akan sulit baginya untuk menyadari bahwa segera setelah ia memperbaiki makanannya sendiri, kesehatannya pun akan berkembang. Jadi, bukankah benar bahwa kesehatan seseorang itu bergantung pada makanan yang dimakannya, sebagaimana tumbuhan bergantung pada tanah di mana ia hidup?

Jika para penderita salah memilih makanannya yang merupakan penyebab dari penyakitnya, dan kebanyakan demikian halnya di zaman kita sekarang, maka tidak satupun jenis atau jumlah obat yang dapat menyembuhkannya. Namun demikian apabila terjadi sesuatu yang salah dalam organisme tubuh seseorang, maka ia pada umumnya akan pergi ke dokter, bukan untuk mencarikan dan menyingkirkan penyebabnya, melainkan supaya disembuhkan, sementara penyakitnya tetap saja bertahan dan terus menghantarkannya makin hari makin dekat ke liang kubur. Dan jika kepadanya tidak diberi obat, maka ia akan membenci dokter itu. Mengapa tidak meneliti penyebabnya itu pada makananmu setiap hari dan pada kebiasaan-kebiasaan hidupmu? Mengapa menggunakan obat padahal engkau perlu meminum air, udara bersih, matahari, jenis-jenis

makanan yang tepat; berolah-raga; atau mungkin perlu membersihkan rumahmu, tubuhmu, dan sekitarmu?

Hendaklah sekarang dimengerti, bahwa setiap orang yang hidup oleh makanan yang jelek, atau hidup pada lingkungan-lingkungan yang tidak sehat dan kondisi-kondisi yang tidak bersih, akan menjadi sasaran penyakit dalam berbagai bentuknya, sama seperti halnya sesuatu tumbuhan yang ditanam pada tanah yang jelek dan lingkungan-lingkungan yang tidak teratur. Kemudian juga harus diingat bahwa makanan yang tidak seimbang ialah makanan yang jelek, tanpa memandang mutu maupun jumlahnya; maka sebagaimana kebanyakan pupuk mematikan tumbuhan, demikian itu pula terlalu banyak makan akan membunuh manusia. Apapun yang terlalu banyak akan sama saja jeleknya dengan terlalu sedikit. Oleh sebab itu, maka sakit adalah hanya merupakan amaran terhadap kebiasaan-kebiasaan hidup seseorang yang tidak sepatutnya. Tetapi sayang! Siapakah yang dapat mengerti, dan siapakah yang mau mematuhinya!

Apa lagi yang dapat menimbulkan penyakit-penyakit yang bukan bersifat keturunan atau komunikatif kalau bukan kehidupan yang salah --- kurang gizi, makanan “kurang bersih” dan haram (Imamat 11), kebanyakan makan, kurang membersihkan tubuh, kurang berolah-raga, kurang cahaya matahari dan udara bersih, hidup pada tempat-tempat yang kotor, lalai meminum cukup air di antara jam makan, atau barangkali merokok atau mengunyah tembakau, kebiasaan minum kopi, teh, atau minuman perangsang lainnya yang mendorong tubuh sampai kepada tenaganya yang terakhir? Yakinilah, bahwa penyakit-penyakit seperti halnya kanker adalah akibat dari kehidupan yang salah. Kalau yang sedemikian ini bukan penyebab dari sakitnya si penderita, maka penyebab yang pasti dan terakhir, seperti yang dikemukakan di atas, ialah dosa melawan Dua Log Batu itu.

Alam mengajarkan, bahwa jika sebuah pohon mengalami sakit dari dalamnya dan bukan dari luarnya, maka apabila ia itu disemprot dengan jenis obat apapun hanya akan mempercepat kematiannya, membuang-buang obat, waktu dan tenaga orang. Tubuh manusia pun tidak terkecuali. Jika penyakit itu penyebabnya dari dalam, maka kebaikan apakah yang dapat dibuat untuk mencoba menyingkirkannya oleh menggunakan obat-obatan? Dalam kasus seperti ini obat-obatan tidak akan menyingkirkan penyebab itu, melainkan justru akan lebih merusak dan mempercepat kematiannya.

Jika air tidak mungkin untuk mendinginkan sebuah mesin dari kepanasan apabila radiatornya kosong, dan jika tidak ada lagi yang lain selain mengisinya dengan air yang akan mengatasi gangguan itu, maka mungkinkah menyembuhkan suatu tubuh yang sakit tanpa menyembuhkan penyebabnya? Pikirkanlah sejenak.

Memang benar, banyak orang menderita penyakit-penyakit keturunan dan menular, namun kebanyakan orang menderita penyakit-penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan-kebiasaan hidup yang keliru. Minuman-minuman alkohol dan bahan perangsang-perangsang lainnya, kue-kue yang mahal-mahal, gula-gula komersil, makan yang berlebihan, kombinasi-kombinasi yang salah, dan terlalu banyak produk makanan biji-bijian, --- salah satunya atau semuanya ini secara bersama-sama lebih kurang telah menimbulkan kesusahan manusia pada zaman ini dengan suatu atau berbagai penyakit.

Sukar buang air besar adalah salah satu penyebab dari penyakit yang biasa diderita orang akibat dirinya sendiri karena pola makan yang salah. Dan dalam sukar buang air besar itu sendiri terdapat penyebab dari sejumlah penyakit, seperti halnya buruknya peresapan zat yang dicernakan. Manusia tidak sewajarnya

terkena sukar buang air besar, -- tidak, tidak akan pernah, sama seperti halnya saluran air tidak akan terkena penyumbatan selama hanya air yang mengalir melaluinya, yaitu satu-satunya barang yang oleh pembuatnya dimaksudkan untuk dialirkan melaluinya.

Makanan-makanan yang disajikan secara komersialpun terdapat di antara banyak penyebab-penyebab sukar buang air besar, salah seorang anggota fakultas sebuah lembaga kesehatan tertentu menuliskan : “Karena makanan-makanan kita yang sudah dibudayakan dan cara sekaliannya itu mengisi perut dengan bahan-bahan beracun dan gas, maka mutlak perlu memberikan kepada diri sendiri suatu rangkaian saluran-saluran irigasi usus besarnya sedikitnya dua kali setahun supaya tetap sehat. Sakit kepala, demam, flu, sakit-sakitan pada usus, keluar lendir, gas, dan banyak lagi gangguan-gangguan menghilang sesudah satu atau dua kali pembersihan usus”.

Kita hendaknya jangan melupakan fakta, bahwa Nuh telah menghayati 900 tahun kehidupan yang baik dan berbahagia, dan bahwa tidak ada satu catatan pun yang kita miliki tentang apakah ia pernah harus membuat penyegaran (irigasi) usus besar atau menderita akibat operasi! Daripada berharap pada penggunaan cara-cara tiruan bagi pembersih perut, mengapakah tidak memakan saja jenis-jenis makanan yang tepat, yaitu jenis-jenis makanan yang memelihara perut tetap bersih setiap hari sepanjang tahun? Lagi pula, suatu makanan yang seimbang bukan saja akan memeliharakan perut dari “berbagai bahan racun dan gas”, melainkan juga akan mempersiapkan seluruh tubuh dengan mineral-mineral dan vitamin-vitamin yang perlu, yang mana tidak seorangpun dapat bertahan cukup lama dengan sehat tanpa memilikinya. Kemudian mengapakah membelanjakan uangmu untuk vitamin-vitamin hasil pabrik dan makanan-makanan yang tidak penting dengan harga-harga yang setinggi langit, padahal engkau dapat

memperolehnya dari milik Alam sendiri, yang penuh vitalitas, dan dengan harga-harga yang serendah tarikan bumi? Ingatlah selalu, bahwa gizi-gizi tiruan sesungguhnya sama saja halnya dengan lengan-lengan tiruan ataupun kaki-kaki tiruan. 

SEJENAK MEMIKIRKAN MAKANAN DARIPADA MEMIKIRKAN OBAT

 Janganlah seorangpun mengabaikan kenyataan bahwa tubuh manusia adalah dibentuk dari mineral-mineral tertentu, yang sekaliannya itu terdapat di dalam bahan-bahan makanan, dan oleh sekaliannya ini Alam akan mampu memeliharakan tubuh dalam kondisi yang sempurna, asalkan pemilik tubuh menyediakan bahan-bahan itu, dan asalkan mekanisme kerja yang tahan lama ini tidak dikacaukan. Jadi jelaslah, jika kita lalai karena makanan yang kita makan untuk melengkapi Alam dengan bahan-bahan bangunan yang tepat, maka Alam dengan sendirinya tidak akan mampu melaksanakan pekerjaannya, dan sekalipun akibat dari kekurangan ini mungkin tidak cepat terasa, namun bagaimanapun ia itu akan terasa sepanjang hayat dan sepanjang tahun.

Dan jika si pelanggar lalai bangun dan memperbaiki jalan-jalannya pada waktunya, maka penganut hukum-hukum kesehatan yang sangat teliti sekalipun akan gagal memperbaiki kerusakan yang telah diperbuat. Jelaslah, bahwa orang harus berusaha untuk hidup benar, bukan karena ia sakit-sakitan, melainkan karena ia bertekad untuk selalu tetap sehat. Lagi pula, sebuah mesin yang telah rusak dan telah diperbaiki tidak akan pernah sebaik mesin yang belum pernah rusak.

Demikian pula halnya dengan orang yang membuat dirinya sakit dan kemudian sembuh. Yang terbaik baginya ialah supaya jangan pernah membiarkan kesehatannya terganggu. Masing-masing orang harus menyadari, bahwa kesehatannya adalah kekayaannya; bahwa tanpa kesehatannya itu sekaliannya yang lain-lain akan lenyap; dan bahwa ia tidak akan dapat menikmati semua hak karunia Allah yang dimilikinya dan semua hak istimewa jika ia tidak teliti mengikuti kebahagiaan fisik maupun rohaninya itu.

Obat-obatan memiliki tempatnya sendiri, namun janganlah mengharapkan sekaliannya itu untuk melakukan apa yang engkau sendiri harus lakukan.

Banyak orang sama seperti raja Asa. Ia terkena “penyakit pada kakinya, sampai penyakit itu menjadi sangat parah; namun dalam penyakitnya itu ia tidak berusaha mencari Tuhan, melainkan mencari dokter-dokter”. 2 Tawarikh 16 : 12 (Bacalah Prophets and Kings, p. 113). 

SEJENAK MEMIKIRKAN OBAT-OBATAN DARIPADA MAKANAN 

Ada penyakit-penyakit yang bahkan juga menyerang tanaman-tanaman yang sehat dan terpelihara baik. Sebagai contoh, apabila sebuah pohon yang ditanam pada tanah-tanah yang terbaik dan dipelihara dengan baik, terjangkit oleh serangga atau penyakit, maka apapun juga diperbuat orang terhadap tanah itu ia tidak mungkin dengan cara itu dapat membuat hama itu menghilang; dan jika pohon itu tidak disemprot dengan obat-obatan yang akan membasmi penyakit itu, maka pohon itu akan mati. Sama halnya, sekiranya moral seseorang, makanannya dan kebersihannya, telah didapati tanpa salah, dan masih tetap benar padahal ia sakit,

dan sekiranya sakitnya itu bukan bersifat keturunan, maka apapun yang akan lebih diperbuatnya terhadap makanannya, ia akan menyadari bahwa tidak ada manfaat-manfaat kesembuhan dapat datang daripadanya. Obat adalah pengobatannya yang terbaik jika doa tidak berhasil.

Kembali, jika seekor kuda yang sehat dan terpelihara baik jatuh sakit, maka beberapa jenis obat adalah jelas merupakan satu-satunya penyembuhan yang mungkin. Demikianlah jika kehidupan sehari-hari seseorang manusia adalah tanpa salah, namun ia jatuh sakit, maka di luar doa, apakah yang dapat diperbuatnya kalau bukan mencari obat?

Sebagai contoh, tidakkah benar bahwa seseorang yang kelaparan karena belum makan tidak mungkin dapat diselamatkan nyawanya oleh meminum air, udara, atau sesuatu yang lain selain makanan? Dan tidakkah juga benar, bahwa lengan seseorang yang patah dan berubah tempat tidak mungkin dapat diletakkan kembali pada tempatnya dan disembuhkan langsung oleh mengatur makanan, pembebatan dengan sesuatu, memijit, atau oleh sesuatu cara yang sedemikian itu? Tentu saja tidak ada apapun yang dapat dilakukan, terkecuali ke dokter yang terampil mengembalikan tulang yang patah itu pada tempatnya semula. 

APAKAH YANG HARUS DIKETAHUI OLEH SEORANG PEMAKAN DAGING

Tidak seorangpun mahluk hidup dapat melalaikan kenyataan, bahwa pada mula pertama Allah berfirman kepada manusia : “Sesungguhnya, Aku telah memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji, yang ada pada permukaan seluruh bumi, dan setiap pohon pada mana terdapat buah dari sesuatu pohon yang mengeluarkan biji; itulah menjadi makananmu”. Kejadian 1 : 29.

Ya, bahkan sesudah Adam jatuh dalam dosa dan diusir keluar dari taman itu, sesudah bumi

melahirkan duri-duri dan onak, “makanan”nya masih tetap “tumbuh-tumbuhan”, tidak lagi tumbuh-tumbuhan yang bertumbuh di Eden tentunya, tetapi tumbuh-tumbuhan yang bertumbuh di padang terbuka (Kejadian 3 : 18). Sesudah air bah barulah manusia diijinkan menggunakan makanan daging, dan sungguhpun yang dapat digunakan hanyalah daging binatang yang “halal” (Imamat 11), namun panjangnya umur rata-rata merosot dengan cepatnya sampai di bawah angka 200 tahun. Jelaslah bahwa makanan daging telah diijinkan untuk mempersingkat hidup manusia dan dengan demikian sengsara-sengsara yang telah didatangkan atasnya oleh perantaraan dosa yang terus meningkat, dan barangkali juga untuk memungkinkannya bagi dia untuk melaksanakan contoh upacara bayangan itu. Sungguhpun demikian, karena kini kehidupan segala-galanya adalah sangat singkat dan korban-korban tidak lagi dilaksanakan, maka pemakaian makanan Eden yang tidak berdaging itu dalam kondisi kita yang lemah sekarang ini bagi kita akan menjadi sangat perlu.

Karena menyadari akan terang ini, maka Daniel telah menolak untuk menajiskan dirinya dengan makanan raja. Ia telah memohon agar dia dan teman-temannya dapat diberikan “kacang-kacangan” (tumbuh-tumbuhan polong) bagi makanan mereka sehari-hari. Dan suatu percobaan selama sepuluh hari membuktikan makanan tumbuh-tumbuhan mereka yang sederhana itu jauh lebih unggul daripada makanan raja (Daniel 1 : 8 - 20).

Karena kita telah melihat, bahwa pada mula pertama makanan yang diciptakan bagi kebutuhan manusia adalah bebas dari daging, maka secara pasti dapatlah kita menyimpulkan bahwa kesehatan dapat dengan sempurna dibangun dan jauh lebih baik dipelihara tanpa menggunakan daging. Sejarah mencatat bahwa apabila manusia hidup sedemikian ini, ia akan mampu mencapai kesehatan dan kekuatan yang unggul dan tahan hampir seribu tahun lamanya;

sehingga gantinya mati karena penyakit, ia mati karena usia tua yang baik. Nyatanya, bahkan selambat-lambatnya sampai kepada Abraham jarang sekali terdapat kematian orang-orang yang mendahului kematian para orangtua mereka sehingga Ilham mengambil kesempatan untuk mencatat bahwa “Haran mati mendahului ayahnya Terah”. Kejadian 11 : 28.

Lembu, sebagaimana kita ketahui, mampu mempertahankan tenaga yang kuat dan kesehatan yang sempurna dari rata-rata 20 % biji-bijian dan 80 % rerumputan, tanpa menggunakan daging, sebagai makanannya. Gajah bahkan dari biji-bijian yang lebih sedikit mempertahankan kesehatannya yang baik, mencapai kekuatan raksasa, dan sampai mencapai usia yang panjang. Sebaliknya, anjing, sekalipun binatang pemakan daging, ia tidak mungkin dapat mempertahankan kesehatan yang baik dari daging saja. Hanya melalui naluri ia tahu bahwa ia pun harus membantu dirinya sendiri mendapatkan biji-bijian dan sebagian rumput, sedangkan binatang pemakan rumput bahkan sama sekali belum pernah merasakan daging, --- fakta-fakta ini membuktikan, bahwa suatu makanan vegetarian yang seimbang, di dalamnya sendiri sudah lengkap, tetapi makanan daging sendiri tidak pernah lengkap. Satu-satunya binatang yang dapat hidup dengan baik oleh daging, walaupun tidak semuanya, ialah binatang yang memakan keseluruhan --- kulit, rambut, tulang, kuku, daging, dan semuanya. (Betapa sedihnya kenyataan, bahwa karena dosa yang terus menerus, maka kecerdasan manusia yang berasal dari karunia Allah yang menyangkut kebutuhan tubuhnya sendiri telah merosot lebih rendah daripada naluri binatang-binatang bisu!).

Di samping pemikiran-pemikiran ini, sambil memandang dalam kenangan ke belakang berabad-abad lamanya kita menyaksikan, bahwa orang-orang yang diberikan pekerjaan khusus, pekerjaan yang sangat penting, mereka juga

diberikan makanan-makanan yang khusus, makanan yang sesuai dengan tugas mereka. Misalnya, Yohanes Pembaptis, sebagai Elia pada zamannya (Matius 17 : 11 - 13; 11 : 14); yang telah diberikan tugas yang terbesar daripada semua nabi sebelum dia -- bukan untuk meramal, melainkan untuk mempersiapkan jalan bagi Tuhan, untuk meluruskan yang bengkok, dan meratakan tempat-tempat yang berbatu-batu (Yesaya 40 : 3, 4) -- ia adalah seorang vegetarian yang ketat yang hidup dari buah locust dan madu (Matius 3 : 4; Lukas 1 : 15).

Jadi bukankah lebih penting lagi, agar kita yang membawa pekabaran Elia zaman ini, yaitu pekabaran yang mendahului hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu, supaya harus menjadi vegetarian yang ketat seperti Yohanes?

Lagi pula, makanan dan Pergerakan Eksodus (Pergerakan yang dahulu muncul memberikan contoh mengenai suatu eksodus yang kedua --- Yesaya 11 : 16 --- Eksodus yang akan datang keluar dari antara semua bangsa dan untuk membangun Kerajaan di akhir zaman --- Mikha 4 : 1, 2), adalah vegetarian yang ketat sampai kepada hari ia itu menginjak kaki di tanah perjanjian, empat puluh tahun keseluruhannya (Yosua 5 : 6). Ya benar, mereka bernafsu menginginkan periuk-periuk daging Mesir, karena mengira bahwa pembatasan itu adalah disebabkan karena keadaan yang berubah --- bahwa daging, sungguhpun sangat penting, tidak terdapat di padang belantara. Dan pada waktu itulah secara tak disangka-sangka oleh mereka AKU yang besar itu telah mendatangkan burung-burung puyuh langsung ke dalam perkemahan mereka, oleh mana beribu-ribu dari mereka itu mati bahkan selagi daging burung-burung itu masih terdapat di antara gigi-gigi mereka (Bilangan 11 : 33). Betapa celanya! Suatu contoh yang harus diperhatikan!

Kini karena cukup mengerti bahwa Pergerakan itu merupakan sebuah contoh dari Pergerakan yang sedang muncul di waktu ini, dan bahwa kegagalan- kegagalan dari yang terdahulu itu harus menjadi batu loncatan bagi yang terkemudian (1 Korintus 10 : 11), maka tidakkah kita patut berterima kasih dan bergembira karena telah diberikan suatu makanan yang lebih baik daripada yang masih dimakan oleh binatang-binatang pemarah sekarang ini?

Dan bukankah seharusnya kita dengan gembira menuruti imbauan Ilahi yang berupa contoh teladan itu untuk meninggalkan makanan daging, supaya kekuatan dan tabiat kita dapat sama sesuai tugas kita? Hanya oleh berbuat sedemikian itu kita akan menyesuaikan diri kita bagi tugas dan bagi Kerajaan itu, dimana “serigala akan tinggal bersama-sama dengan anak domba, dan macan tutul akan berbaring bersama-sama dengan anak kambing; dan anak lembu dan singa muda akan memakan rumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan menggiring mereka. Dan lembu dan beruang akan makan bersama-sama; anak-anaknya akan berbaring bersama-sama; dan singa akan memakan rumput seperti lembu. Dan anak yang menyusu akan bermain di atas lubang ular tedung, dan anak yang cerai susu akan mengulurkan tangannya ke sarang ular beludak. Mereka tidak akan lagi melukai ataupun merusak di dalam seluruh gunung kesucian-Ku; karena bumi akan penuh pengetahuan akan Tuhan, bagaikan segala air yang menutupi lautan”. Yesaya 11 : 6 - 9.

Tidakkah kita sekarang sebagai manusia-manusia yang cerdas, calon-calon bagi Kerajaan itu yang diterangi Ilahi, yang diberi hak istimewa untuk mempersiapkan jalan bagi suatu hari yang sempurna dan berbahagia ini, meninggalkan makanan daging sebelum singa-singa dan ular-ular itu meninggalkannya?

APAKAH YANG HARUS DIKETAHUI OLEH SEORANG VEGETARIAN? 

Dengan suatu rangkaian sayur-sayuran segar yang layak, tumbuhan polong, biji-bijian, kacang-kacangan, dan buah-buahan, juga susu dan telur atau penggantinya yang sepadan, penganut vegetarian dapat dengan mudah menyeimbangkan makanannya untuk melengkapi semua kebutuhan tubuhnya. Oleh sebab itu janganlah ia lalai memasukkan dalam makanannya seluas mungkin suatu rangkaian makanan-makanan yang sedemikian ini baik yang dimasak maupun yang mentah, mengingat bahwa yang terakhir adalah bahkan lebih penting dan lebih lengkap lagi.

Ilham menegaskan : “Jika kita merencanakan dengan bijaksana, maka apa yang paling menghasilkan bagi kesehatan dapat diperoleh di hampir setiap negeri. Berbagai penyediaan beras, gandum, jagung, dan havermut dikirim ke luar negeri ke mana saja, juga buncis, kacang polong dan miju-miju. Sekaliannya ini bersama-sama dengan buah-buahan lokal atau yang diimpor, dan berbagai jenis sayuran yang bertumbuh di setiap tempat, memberi kesempatan untuk memilih suatu menu makanan yang lengkap tanpa menggunakan daging”. -- Ministry of Healing, p. 299.

Sungguhpun demikian, mengapa terjadi bahwa beberapa penganut vegetarian yang ketat gantinya memperbaiki kesehatan mereka dan membangun pertahanan tubuhnya melawan penyakit, justru seringkali menderita karena kekurangan gizi dan bahkan menjadi lebih mudah terkena berbagai penyakit tubuh daripada sebelumnya mereka meninggalkan makanan-makanan daging? -- Dalam banyak hal disebabkan karena makanan daging dibuang tanpa melengkapi makanan dengan penggantinya yang memuaskan. Banyak orang berpendapat keliru bahwa dengan hanya meningkatkan pemakaian

makanan-makanan yang berprotein -- kacang-kacangan, tumbuh-tumbuhan polong, dan biji-bijian, mereka selengkapnya sudah dapat menggantikan kekurangan itu. Oleh berbuat demikian, mereka sama sekali belum menggantikan kekurangan itu, melainkan justru membuat tidak seimbang gizi-gizinya. Ingatlah selalu bahwa daging itu terdiri dari kira-kira 80 % rumput dan 20 % biji-bijian. Percobaan-percobaan biologi mendemonstrasikan dengan tepat, bahwa binatang-binatang tidak mungkin dapat hidup subur dari keseluruhan protein-protein biji-bijian yang dipisahkan dari rumpun tanaman-tanaman berdaun. Pencari kesehatan harus menyadari bahwa seringkali akibat yang cepat dari suatu menu makanan yang tidak seimbang ialah sukar buang air besar, disusul oleh rematik atau radang sendi, kalau tidak oleh penyakit-penyakit lain yang bahkan lebih mengerikan dan merusak. Seimbangkan-lah menu makananmu, maka Alam akan mengawasi yang sisanya.

Kebenaran yang menyatakan bahwa bahan-bahan di dalam daging yang berkualitas unggul adalah berasal dari biji-bijian kira-kira 20 % dan rumput kira-kira 80 %, dengan jelas menunjukkan bahwa daging hanya dapat diganti dengan memadai oleh pemakaian biji-bijian dan tanaman-tanaman berdaun yang sebanding. Jangan keliru, tubuhmu membutuhkan protein-protein biji-bijian dan sayur-sayuran dalam perbandingan-perbandingan yang tepat ini. Memang sekaliannya itu adalah penting, dan pada dasarnya manusia menghendaki supaya sehat dan panjang umur jangan ada satupun mata rantai yang hilang atau yang lemah dalam rangkaian rantai gizi-gizi.

Ada juga suatu pelajaran penting yang lain dalam kenyataan, bahwa justru karena Khalik Yang Maha Tahu itu tidak memberkahi sesuatu tempat tertentu dengan semua kekayaan dari penciptaan, melainkan disebarkan-Nya dan diseimbangkan-Nya sekaliannya itu menurut bagiannya secara ilmiah diseluruh

di seluruh bumi, maka Ia pun secara saksama mendistribusikan bahan-bahan penting pembentuk dan pemelihara tubuh itu di seluruh dunia makanan, tidak menempatkan semuanya di dalam satu tanaman saja.

Oleh sebab itu, maka untuk memelihara kesehatan yang sempurna yakinilah supaya memanfaatkan seluruh tiga belas jenis makanan yang dikelompokkan di bawah ini, dan membagikannya secara seimbang di dalam menu makananmu. Kira-kira 80 % dari makananmu harus terdiri dari delapan klasifikasi makanan-makanan yang pertama (Kelompok 1), dan 20 % dari tiga klasifikasi makanan-makanan yang kedua (Kelompok 2). Dua klasifikasi makanan-makanan yang terakhir (Kelompok 3) adalah bumbu-bumbu bagi semua makanan. 

KELOMPOK 1

DELAPAN PULUH PERSEN DARI MENU

Delapan puluh persen dari menu makanan seseorang harus terdiri dari makanan-makanan di dalam kelompok ini:

Ke-1 -- Daun-daunan (slada air, pucuk-pucuk bit, bayam, daun sla, selada bokor, daun peterseli, kol, brokoli, kembang kol, semacam lobak, dan lain-lain)

Ke-2 -- Batang/tangkai (seledri, semacam kelembak, asparagus, dan lain-lain).

Ke-3 -- Buah-buahan dari tumbuh-tumbuhan jamu (nenas, okra, terong, paprika, kacang panjang, tomat, dan lain-lain).

Ke-4 --  Umbi-umbian (wortel, kentang, lobak, bawang, ubi jalar, bit, lobak cina, dan lain-lain).

Ke-5 -- Semacam gambas, (labu, melon, ketimun, labu kuning dan lain-lain).

Ke-6 -- Buah pohon (buah persik, buah kurma, pisang, jeruk, buah delima, buah zaitun, alpukat, dan lain-lain).

Ke-7 -- Buah-buahan tumbuhan merambat (jenis-jenis beri, anggur dan sebagainya).

Ke-8 -- Hasil-hasil dari perusahaan susu.

KELOMPOK 2

DUA PULUH PERSEN DARI MENU

Hanya kira-kira 20 % dari menu makanan orang harus terbentuk dari makanan-makanan di dalam kelompok ini:

Ke-1 -- Biji-bijian (havermut, beras, jagung, gandum hitam, gandum, jelai, dan lain-lain).

Ke-2 -- Tumbuhan Polong (buncis, miju-miju, kacang polong dan lain-lain).

Ke-3 -- Kacang-kacangan (kacang pikan, kelapa, ketapang (buah badam), kenari, buah kastanye, dan lain-lain).

KELOMPOK 3

BUMBU BAGI SEMUA MAKANAN

Semua makanan dapat dibumbui dengan makanan-makanan dari kelompok ini:

Ke-1 -- Minyak-minyak (minyak zaitun, minyak kedelai, minyak wijen, minyak kacang, minyak biji kapas, dan sebagainya).

Ke-2 -- Manisan (madu, gula mentah, gula mapel, sorghum, dan sebagainya). 

MENU BAGI MUSIM PANAS DAN MUSIM DINGIN

Karena Allah membuat tumbuh-tumbuhan bertumbuh pada musim panas dan terbengkalai di musim dingin, maka Ia dengan sendirinya membuat manusia berkembang dari hasil kebun yang segar selama musim panas dan dari hasil kebun yang mengering selama musim dingin. Dari kenyataan bahwa tidak ada pohon yang dapat hidup dengan baik tanpa daun-daun itu selama musim dingin, kembali menunjukkan bahwa manusia tidak mungkin dapat hidup dengan baik jika ia

lalai membuat makanannya dari hasil kebun yang segar selagi dalam musimnya, tetapi ia dapat hidup dengan baik sekali dengan bahan-bahan makanan kering musim dingin, apabila makanan segar dari musim panas sudah berlalu.

Lagi pula, karena Tuhan sejak mulanya tidak menyediakan fasilitas-fasilitas transportasi seperti yang ada sekarang, tidak memungkinkannya bagi manusia untuk mengimpor atau mengekspor bahan-bahan makanan dari suatu tempat yang jauh ke tempat lainnya, maka Ia membuat manusia itu bertumbuh subur dari apa saja yang dapat dihasilkan di tempatnya sendiri atau di tempat yang terdekat dengan tempatnya. Oleh sebab itu, maka baginya semua makanan yang tumbuh di tempat lain menjadi nomor dua, dan makanan-makanan yang tidak ada dalam musimnya tidak dibutuhkannya. Dengan kata lain, jika hasil yang segar merupakan yang terbaik bagi kesehatan orang dalam musim panas, maka hasil yang kering adalah yang terbaik baginya dalam musim dingin, asalkan ia tinggal di mana hasil segar juga bertumbuh secara alamiah di musim dingin.

Dari pemikiran-pemikiran ini orang dapat menyimpulkan secara logis, bahwa orang yang tinggal di iklim yang panas memerlukan lebih banyak makanan-makanan segar, namun orang yang tinggal dalam iklim yang dingin memerlukan lebih banyak makanan-makanan kering, makanan yang diawetkan, yang disarikan, makanan-makanan hasil pemanasan. Orang yang berbuat sebaliknya, adalah seolah-olah menghembuskan tungku pemanas rumahnya sepanas-panasnya dalam musim panas dan menghembuskan sistem pendingin rumahnya sedingin-dinginnya di musim dingin. Bukankah aneh bahwa seseorang yang merusakkan tubuhnya sedemikian ini dapat hidup lama sepanjang semuanya itu? Jika sebatang pohon yang berganti daun, sekiranya mungkin, menggugurkan daun-daunnya di musim panas, atau memakai daun-daunnya

di musim dingin, maka ia itu tidak akan pernah lagi memperoleh kesempatan untuk mencoba sesuatu ide untuk istirahat.

Dalam zaman transportasi non mesin hanya seorang “penguasa” yang dapat memperoleh bahan-bahan makanan di luar musim : buah stroberi, buah ceri dan sebagainya, sewaktu hujan salju yang tiba-tiba menutupi pohon-pohon dan untaian tetesan air yang membeku merentang dari atap sampai ke tanah.

Dengan mengingat akan hal ini, maka Ilham mengingatkan “Apabila engkau duduk makan bersama-sama dengan seorang penguasa, perhatikanlah baik-baik apa yang ada di depannya; maka taruhlah sebuah pisau pada lehermu, jika engkau adalah seorang yang besar selera. Janganlah ingin akan semua makanannya yang lezat : karena sekaliannya itu adalah makanan yang menipu”. Amsal 23 : 1 - 3.

Di zaman Solaiman hanya seorang penguasa yang dapat menggunakan berbagai makanan-makanan lezat yang terbuat dari tepung putih, gula halus, dan makanan-makanan komersial (yang diperdagangkan) lainnya, namun mesin modern kini menghantarkan “makanan” penguasa itu sampai ke meja setiap orang; dan akibatnya dunia modern kini sedang hidup dari “makanan yang menyesatkan”, yaitu makanan yang tidak melengkapi kebutuhan-kebutuhan tubuhnya, sama seperti umpan seorang nelayan pada sebuah kail dan tali yang dikejar oleh ikan sebagai makanannya.

Buah adalah suatu makanan musim panas, yang dirancang untuk menjaga kesejukan tubuh. Dan selain itu, ia lebih merupakan makanan pencuci mulut daripada suatu menu makanan.

Pengalengan bahan-bahan makanan telah menjadi suatu rencana perusak kesehatan yang lain lagi, sebab kebanyakan orang mencoba untuk hidup dari barang-barang kalengan sepanjang tahun. Jika anda menginginkan suatu kehidupan yang makmur dan berbahagia, maka

tinggalkanlah kehidupan tiruan yang tidak berhukum dan demikian pula penyakit-penyakit dunia itu. 

KOMBINASI-KOMBINASI MAKANAN 

Ada terdapat sejumlah teori mengenai kombinasi-kombinasi makanan-makanan, namun karena suatu teori bertentangan dengan teori lainnya, maka sekaliannya itu tidak mungkin benar, dan karena itulah gantinya meyakinkan, teori-teori itu pada akhirnya justru menimbulkan keragu-raguan terhadap apakah ada sesuatu yang diragukan.

Sungguhpun demikian, orang-orang yang telah hidup dan bertahan sepanjang berabad-abad lamanya tanpa menaruh sedikitpun perhatian terhadap kombinasi-kombinasi makanan. Mengapa? Pikirkan sejenak! Hanya semenjak tahun-tahun transportasi modern dan penyediaan-penyediaan makanan-makanan secara komersial barulah masalah ini timbul dengan sendirinya dalam masyarakat. Karena demikian halnya, maka kesulitannya adalah jelas : Fasilitas-fasilitas transportasi modern seperti yang disebut di atas telah membanjiri pasar-pasar dengan bahan-bahan makanan yang diimpor dari seluruh bagian dunia, yang memungkinkan setiap orang untuk membeli bahan-bahan makanan di luar musim, dan dalam banyak contoh dari jenis-jenis yang tidak bertumbuh di tempat-tempat para konsumennya. Jadi, dengan sendirinya produksi-produksi luar musim yang asing ini tidak mungkin dapat berkombinasi dengan baik dengan produk-produk lokal musiman. Di sinilah terutama terletak kesulitan dengan kombinasi-kombinasi makanan. Lagi pula, bayangkanlah hasil-hasil apakah yang hendak anda peroleh jika anda memiliki baik sistem pemanasan maupun sistem pendinginan dalam rumah anda yang sama-sama hidup pada waktu yang sama!

Dan lagi, makanan yang sesuai bagi tubuh konsumennya yang dibutuhkan bagi iklim yang satu tidak dibutuhkan bagi iklim yang lain. Hal ini dapat dilihat dari kenyataan, bahwa pada zaman di mana orang-orang sepenuhnya hidup dari apa yang mereka tanam di tempat-tempat tinggalnya sendiri, mereka tidak menemui kesulitan seperti yang dihadapi dunia pada waktu ini. Kebenaran yang sama inipun diwujudkan dalam kenyataan, bahwa Khalik telah membuat jenis-jenis bahan-bahan makanan tertentu bertumbuh di lokasi yang satu, dan jenis-jenis lainnya di lokasi yang lain, tetapi pada waktu penciptaan belum ada sarana apapun bagi transportasi jarak jauh yang cepat.

Berbicara secara rinci, ada di satu pihak penguasa-penguasa kesehatan yang berpendirian bahwa makanan-makanan berprotein seperti “susu, keju, telur, kacang-kacangan, dan polong-polongan”, tidak baik dikombinasikan dengan makanan-makanan karbohidrat seperti misalnya “artichoke, roti, miju-miju, sereal, kue, tepung, kentang, labu, beras, dan spageti”. Di lain pihak, ada penguasa-penguasa kesehatan yang berpegang bahwa kedua kelompok makanan ini baik sekali kombinasinya. Siapakah yang benar? -- Melihat akan kenyataan, bahwa keju, telor, dan susu adalah terbuat dari biji-bijian dan rumput, maka tampaknya tidak logis untuk menyimpulkan bahwa suatu produk biji-bijian dan sayuran tidak mungkin dapat berkombinasi dengan baik dengan biji-bijian dan sayuran. Lagi pula kita dapat mengamati dengan jelas, bahwa anak-anak sapi bertumbuh sehat sempurna dari menu makanan yang terdiri dari susu, biji-bijian, dan rerumputan.

Kemudian ada lagi pendapat bahwa biji-bijian dan sayur-sayuran jangan pernah dikombinasikan. Namun berlawanan dengan teori ini, ternak adalah terpelihara dengan sangat baik dari rumput yang dikombinasikan dengan biji-bijian.

Lagi pula, biji-bijian ialah benih, dan benih adalah tidak lain daripada buah dari sayur-sayuran itu sendiri.

Kini muncul pertanyaan : Dapatkah biji-bijian dikombinasikan dengan buah-buahan? --- Sejauh catatan sejarah mengenai masa lalu, manusia telah mengikuti kebiasaan memakan roti bersama-sama dengan setiap menu makanan, dan tidak satupun generasi yang lampau meninggalkan sesuatu keluhan tentang akibat-akibat sakit pada kesehatan mereka.

Pertanyaan yang sangat populer untuk dijawab yang berkaitan dengan kombinasi-kombinasi makanan ialah apakah buah-buahan dapat dikombinasikan dengan sayur-sayuran. Pemecahan bagi pertanyaan ini dapat ditemukan dalam hukum-hukum yang ditetapkan dalam minggu kejadian bumi yang lalu. Tanpa diberikan tingkat inteligensia yang sama dengan manusia, sapi telah diciptakan untuk hidup dari rumput tidak termasuk buah-buahan, dan monyet telah diciptakan untuk hidup dari buah-buahan tidak termasuk rumput. Ini dapat kita ketahui dari kenyataan, bahwa ternak telah diperlengkapi dengan cukup untuk membantu dirinya sendiri memakan rumput, dan monyet untuk membantu dirinya sendiri memakan buah-buahan. Lagi pula, sapi secara alamiah tidak menghiraukan buah-buahan, dan monyet secara alamiah tidak menghiraukan rumput selama buah-buahan tersedia. Dari contoh-contoh ini di dalam alam kita secara logis menyimpulkan, bahwa tidak semua buah-buahan dapat dicampur dengan semua sayur-sayuran.

Apabila orang berpikir bahwa susu adalah terbuat dari bahan-bahan biji-bijian dan rerumputan, dan bahwa sungguhpun biji-bijian dikombinasikan dengan buah-buahan, namun rerumputan tidak, maka kombinasi antara susu dan buah-buahan, pada umumnya, adalah agak meragukan.

MAKANAN MENTAH 

Karena makanan yang tidak dimasak adalah jauh lebih bergizi daripada yang dimasak, maka dianjurkan agar semua bahan makanan yang dapat dimakan mentah supaya jangan dimasak baru dimakan, atau sedikit-dikitnya jangan semuanya dimasak. Banyak bahan makanan dimasak hanya karena kebiasaan. Bayam, asparagus, okra (sejenis kacang-kacangan), buncis atau ercis, lobak cina, wortel, disebutkan hanya sebagai sejumlah kecil contoh, sungguhpun sesuai peraturannya dimasak, adalah lebih lezat apabila dimakan mentah. Orang-orang yang tidak biasa memakan makanan-makanan mentah harus memulai dengan takaran yang sedikit, kemudian berangsur-angsur meningkat. Tetapi semuanya itu harus benar-benar dikunyah dan ditelan bersama-sama dengan bahan-bahan makanan yang lunak dan yang telah dimasak, supaya garis usus tidak menjadi sakit. 

MENGGUNAKAN AKAL SEHAT 

“Benar-benar terdapat akal sehat di dalam reformasi kesehatan. Orang-orang tidak mungkin semuanya memakan makanan-makanan yang sama. Sebagian jenis-jenis makanan yang sehat dan menyenangkan bagi seseorang, mungkin mengganggu bagi orang lain. Sebagian orang tidak dapat menggunakan susu, sedangkan orang-orang lain dapat bergantung hidup dari susu. Bagi sebagian orang, buncis, ercis, kacang ijo yang kering, adalah sehat, sedangkan orang-orang lainnya tidak dapat mencernakannya. Sebagian susu-susu, orang telah menjadi sedemikian peka, sehingga mereka tidak dapat menggunakan jenis tepung Graham yang lebih kasar. Sebab itu tidak mungkin untuk membuat suatu pedoman yang pasti untuk mengatur kebiasaan-kebiasaan makan setiap orang”. -- Counsels on Health, pp. 154, 155.

“Tetapi tidak semua makanan yang sehat itu sama cocok bagi kebutuhan-kebutuhan kita dalam semua keadaan. Harus berhati-hati dalam menyeleksi makanan. Makanan kita harus disesuaikan kepada musim, kepada iklim dimana kita tinggal, dan kepada kedudukan yang kita jalani. Sebagian makanan yang cocok untuk digunakan pada musim yang satu atau di dalam iklim yang satu adalah tidak cocok bagi yang lainnya. Oleh sebab itu ada berbagai makanan yang berbeda-beda yang cocok bagi orang-orang pada kedudukan-kedudukan yang berbeda-beda. Seringkali makanan yang dapat digunakan dengan bermanfaat oleh orang-orang yang terlibat dalam pekerjaan phisik yang berat adalah tidak cocok bagi orang-orang yang pekerjaannya duduk-duduk saja atau yang menggunakan mentalnya secara luas. Allah telah mengaruniakan kepada kita suatu rangkaian makanan-makanan sehat yang luas, maka setiap orang harus memilih dari antaranya makanan-makanan yang oleh pengalamannya dan penilaian yang sehat terbukti merupakan yang terbaik bagi kebutuhan-kebutuhannya sendiri”. -- Ministry of Healing, pp. 296, 297. 

CARA HIDUP YANG MAJU DAN DITERANGI 

“Selama segala hari umurmu, demikian itu pula kelak kekuatanmu”. Ulangan 33 : 25.

Kata-kata di atas ini dengan jelas mengungkapkan, bahwa Allah tidak pernah bermaksud agar manusia itu kelak jatuh sakit atau menjadi lemah, lalu mati sebelum penuh segala hari umurnya, melainkan agar supaya ia mempertahankan kekuatannya seimbang dengan usianya, lalu mati, bukan karena penyakit, melainkan karena usia tua yang matang.

“Dan inipun merupakan suatu kemalangan yang menyedihkan, karena dalam segala hal sebagaimana ia (si jahat itu) datang, demikian itu pula kelak ia pergi; maka apakah manfaat orang itu yang telah

berlelah-lelah menjaring angin? Sepanjang umurnya juga ia makan dalam kegelapan, dan mengalami banyak kesusahan dan murka bersama dengan penyakitnya”. Penghotbah 5 : 16, 17.

Dengan sendirinya orang-orang yang terus hidup tanpa bergantung pada Allah, mereka bukan saja melibatkan diri dalam kejahatan, meskipun tanpa sadar, melainkan juga sedang berusaha dengan sia-sia. Selanjutnya, cara makan mereka itu dalam kegelapan, tanpa memperoleh terang Ilahi yang menerangi makanannya, membuat mereka memakan makanan yang sedemikian rupa yang bukan mendatangkan kekuatan, melainkan justru mendatangkan kesusahan, murka, dan penyakit.

Kedua PETUNJUK ILAHI mengenai kehidupan, yaitu FIRMAN dan ALAM, sebagaimana sudah kita saksikan, adalah merupakan guru-guru yang terbaik dan satu-satunya yang berbicara dengan penuh kuasa. Oleh sebab itu, setiap orang yang melalaikan nasehat-Nya secara tidak sadar sedang berjalan-jalan dalam kegelapan dan menuju kepada kekacauan, dan sekiranya ia kelak pada akhirnya masuk ke dalamnya, maka ia pasti akan bersungguh-sungguh ingin keluar daripadanya. Namun sebagaimana ia mungkin secara tergesa-gesa meraba-raba ke sana ke mari, demikian itu pula ia akan mendapatkan dirinya tak berdaya untuk keluar. Oleh sebab itu, maka setiap teori,  betapapun disenangi dan logis tampaknya, ia itu pasti akan menyesatkan selama ia itu tidak seratus persen sesuai dengan KEDUA PETUNJUK kehidupan yang tidak pernah salah itu -- Alkitab dan Alam.

Karena Guru-Guru ini dengan penuh kuasa mengatakan, bahwa manusia telah dibuat “dari habu tanah” (Kejadian 2 : 7), maka terdapat alasan yang benar bahwa tubuh manusia dan tanah bumi mengandung mineral-mineral yang sama. Jadi dengan sendirinya adalah karena daging tidak mungkin dapat mempertahankan abadi dirinya sendiri secara cukup dari daging saja

maka tanamanlah yang merupakan perantara yang memungut mineral-mineral itu dari tanah dan mempersiapkannya bagi makanan manusia dan binatang. Jelaslah bahwa biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayur-sayuran, sebagai makanan manusia yang mula-mula, yang terbaik, dan yang sah, jika digunakan dalam perimbangan-perimbangan yang tepat, akan mempertahankan pikirannya tetap segar, tubuhnya sehat, moral dan integritasnya tidak meragukan.

Ada terdapat sejumlah buku di pasar, yang sebagiannya menganjurkan persoalan  yang satu, dan sebagiannya lagi menganjurkan yang lainnya, namun ALAM dan KITAB ALLAH keduanya secara tegas menganjurkan prinsip-prinsip pemeliharaan kesehatan dan pembentuk tabiat ini, dan sekalipun orang-orang fanatik mungkin menambahkan atau mengurangi sesuatu daripadanya, mereka tidak akan berdaya untuk mengawasi akibat-akibatnya. Pendapat-pendapat tentang makanan “tanpa biji-bijian” dan “dapur tidak berapi”, sekalipun tampaknya berlandaskan prinsip-prinsip yang benar, ternyata hanya merupakan dua dari banyak buah-buah fanatisme yang ada. Oleh sebab itu, kami dengan penuh kuasa menyatakan, bahwa semua orang yang tetap tinggal di tengah-tengah jalan yang lurus dan sempit, semua orang yang dengan bijaksana membuat menu makanan mereka sehari-hari dari hanya bahan-bahan makanan yang sah menurut hukum, pasti akan dapat mempertahankan kesehatan mereka, dan bertumbuh meninggalkan alam kebinatangan menuju kepada suatu alam kemanusiaan yang lebih mulia; menuai banyak berkat dan menghindari kutuk-kutuk yang besar. 

MAKAN BERLEBIHAN 

Karena rata-rata usus yang normal menampung kira-kira satu quart (0,95 liter), maka menu rata-rata bagi seorang yang aktif jangan sekali berjumlah lebih daripada satu setengah pint (0,85 liter). Mengisi usus berlebihan adalah sama bahayanya bagi tubuh dengan

melahap minuman arak yang beracun. Ya, bahkan lebih berbahaya lagi. Salah satu dari jumlah bahaya dari kebiasaan keliru yang sedemikian ini ialah, bahwa di samping menimbulkan gangguan-gangguan pembuluh makanan di usus, ia itu juga memperbesar ukuran usus, dan sebagai akibatnya seluruh tubuh menjadi celaka. Ini terutama terjadi pada anak-anak muda yang sedang dalam tahap-tahap pertumbuhan, karena organ yang satu berpengaruh terhadap yang lainnya. Di samping gangguan-gangguan yang sedemikian ini, makan yang berlebihan juga menyusutkan seluruh organisme --- mempersingkat hidup. Sebuah mesin penggiling menggiling hanya sejumlah tertentu biji padi-padian sebelum ia rusak, baik selama suatu jangka waktu yang lama ataupun singkat. Mesin manusia dalam cara yang sama hanya dapat mengurusi sejumlah makanan tertentu, kemudian ia juga berhenti. Demikianlah halnya bahwa orang seolah-olah dapat mengunyah habis hidupnya. Kelebihan makan menimbulkan fermentasi, fermentasi menimbulkan gangguan iritasi, gangguan iritasi menimbulkan sukar berak, dan sukar berak membuka pintu bagi sejumlah besar penyakit-penyakit. Mengisi sesuatu secara berlebihan adalah berakibat buruk bagi segala sesuatunya.

Oleh sebab itu, pembaca hendaklah sekarang menyadari bahwa manusia itu hidup melewati tiga periode yang terkenal dalam kehidupan : (1) tahun-tahun pertumbuhannya, (2) tahun-tahun kematangannya, dan (3) tahun-tahun menurunnya. Selagi ia mendaki bukit perkembangan ia membutuhkan makanan bagi pertumbuhan di samping bagi pemeliharaan tubuhnya. Tetapi sesudah ia mencapai puncak kematangannya, lalu bergeraklah ia keluar melintasi tepi kematangan hidupnya, maka ia membutuhkan hanya makan yang cukup untuk memeliharakan dirinya. Dan apabila ia melewati puncak garis

kehidupan, menjadi makin tua dan kurang bergairah, maka kebutuhannya pun makin sedikit secara seimbang. Dengan memakan lebih banyak daripada yang dibutuhkan oleh tubuhnya dan yang diperlukan bagi pekerjaannya, bukan saja menyia-nyiakan makanan itu melainkan juga menghabiskan tenaga, sebab ia kemudian membebani secara berlebihan alat-alat pencernaannya, memaksakan sekaliannya itu untuk bekerja lebih dari kemampuannya, dan menggunakan tenaganya untuk menggiling makanan yang tidak perlu, membuang keluar racun-racun dan sisa-sisa yang berkelebihan -- ia membebani seluruh organ tubuhnya secara berlebihan. Dan jika praktek yang tidak bijaksana ini dilanjutkan terus menerus, juga makan pada setiap saat dan segala waktu, yaitu makan untuk kesenangan gantinya untuk kesehatan dan kekuatan, seperti yang biasa dilakukan orang-orang pada zaman ini, maka organ-organ tubuh pada akhirnya akan menjadi tidak mampu untuk melaksanakan tuntutan yang tidak sehat sedemikian ini. Akibatnya, orang-orang yang makan dalam kegelapan sedemikian ini, harus berjalan melalui suatu masa periode sengsara, dan mengakhiri hidup mereka jauh sebelum pekerjaannya selesai, sebelum kegunaan diri mereka habis terpakai.

“Berbahagialah engkau, Hai negeri, apabila rajamu adalah putera dari orang-orang bangsawan, dan penghulu-penghulumu makan pada waktunya, untuk kekuatan, dan bukan untuk mabuk-mabukan!” Penghotbah 10 : 17.

“Orang benar itu makan bagi kekenyangan jiwanya; tetapi perut orang jahat itu akan kekurangan”. Amsal Solaiman 13 : 25. Orang-orang Kristen harus makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan. 

MAKAN DI ANTARA JAM MAKAN 

Andaikata anda meninggalkan sedikit makanan di dalam piring sarapan pagi anda, kemudian pada saat makan siang menambahkan lagi padanya, tetapi kembali tidak habis termakan seluruhnya, dan

ini diulangi berkali-kali, dari hari ke hari. Dapatkah anda membayangkan bagaimana piring itu terlihat berikut makanannya dan baunya dalam beberapa hari? Namun seseorang yang makan di antara jam makan, yang makan mendahului makanan yang ditelan sebelumnya itu meninggalkan lambung, secara tidak sadar ia sedang menciptakan suatu kondisi yang jelek.

Jika tidak diberi kesempatan untuk mengosongkan dirinya dari jam makan yang satu ke jam makan berikutnya, maka terpaksa akan terjadi fermentasi di dalam lambung dan timbullah gas dan racun-racun, sehingga betapapun sedikit tenaga yang dihasilkan dari makanan, tubuh harus menggunakannya untuk membuang keluar racun-racun itu. Gantinya mengisi makanan di antara jam makan, siramilah lambung anda dengan air segar yang bersih -- tingkatkan suatu selera yang sehat bagi jam makan yang berikutnya. Lagi pula, jika sesudah suatu jangka waktu yang wajar semua makanan belum juga meninggalkan lambung anda, maka gantinya makan karena hanya saat yang teratur bagi jam makan telah tiba atau karena hanya anda merasakan suatu lapar yang semu, minumlah terus air hangat sampai lambungmu menjadi ringan dan seleramu hidup kembali. Kebiasaan-kebiasaan makan yang benar membuat penghasilan-penghasilan orang terus berlanjut, meningkatkan kesehatan, meningkatkan energi, menghaluskan pernafasan, dan mengembangkan keramah-tamahan. Alangkah untungnya tanpa harus menabung!

“Keteraturan dalam waktu makan adalah sangat penting. Harus ada waktu yang tentu bagi setiap jam makan. Pada waktu ini hendaklah setiap orang memakan apa yang dibutuhkan oleh tubuh, dan jangan lagi makan apapun sampai kepada jam makan berikutnya. Ada banyak orang yang makan sewaktu tubuh belum membutuhkan makanan, yaitu pada selang waktu tertentu, dan di antara jam-jam makan, sebab mereka tidak memiliki kekuatan

kemauan yang cukup untuk menolak kecenderungan hatinya. Sewaktu berpergian sebagian orang seringkali menggigit-gigit sekiranya terdapat apa saja yang dapat dimakan dalam jangkauannya. Ini adalah sangat berbahaya bagi kesehatan. Jika orang-orang yang berpergian makan dengan teratur makanan yang sederhana dan bergizi, mereka tidak akan merasakan keletihan yang begitu besar, ataupun menderita terlalu banyak karena sakit.”

“Suatu kebiasaan merusak yang lain ialah kebiasaan makan menjelang jam tidur. Jam-jam makan yang teratur mungkin telah dimanfaatkan; namun karena adanya suatu perasaan lemas, maka lebih banyak lagi makanan dimakan. Karena dimanjakan, maka praktek yang salah ini menjadi suatu kebiasaan yang seringkali begitu kuat sehingga dianggap mustahil untuk dapat tidur tanpa makanan. Sebagai akibat dari makan malam yang terlalu larut, maka proses pencernaan terus berlangsung selama jam-jam tidur. Namun sekalipun lambung bekerja terus-menerus, namun tugasnya tidak terlaksana dengan baik. Tidur seringkali terganggu oleh mimpi-mimpi yang tidak menyenangkan, dan pada pagi hari orang itu bangun tanpa merasa segar, dan kurang selera untuk sarapan. Apabila kita berbaring tidur, lambung harus sudah menyelesaikan semua tugasnya, artinya, seperti juga organ-organ tubuh yang lain lambung juga dapat menikmati istirahatnya. Bagi orang-orang yang kebiasaannya lebih banyak duduk, makan malam pada larut malam adalah berbahaya. Pada mereka gangguan yang timbul seringkali merupakan permulaan dari penyakit yang akan berakhir dengan kematian”.

“Dalam banyak hal, rasa lemas yang menimbulkan minat untuk makan adalah dirasakan karena organ-organ pencernaan sudah terlalu banyak dibebani sepanjang siang hari. Sesudah mencernakan makanan-makanan dari jam

makan yang satu, organ-organ pencerna itu membutuhkan istirahat. Paling tidak harus ada jarak lima atau enam jam di antara jam makan yang satu dengan yang lainnya ......” -- Ministry of Healing, pp. 303, 304. 

KEBIASAAN-KEBIASAAN YANG BENAR, KEBERSIHAN, DAN OLAHRAGA MENDATANGKAN KESEHATAN YANG BAIK 

Untuk mengatasi pencernaan yang kurang baik minumlah air hangat sejam sebelum atau dua jam sesudah jam makan. Makanlah perlahan-lahan dan kunyahlah sepenuhnya makananmu, sambil mencampurkannya sebanyak mungkin dengan air ludahmu. Selalu meninggalkan meja selagi masih lapar; dan tentu saja menjaga selalu usus besarmu terbuka. Tiga kali buang air besar sehari adalah dianjurkan oleh penguasa-penguasa kesehatan; jangan sekali kurang dari dua kali. Tandailah hal ini, jangan melalaikannya begitu saja, karena di sinilah dimana bagian penyakit-penyakit yang terbesar muncul. Ikutilah segera usaha ini, karena anda tidak mungkin dapat membuat tubuhmu menjadi sebuah tangki kotoran untuk jangka waktu yang lama. Jika anda mengalami sukar buang air besar, dan sedang menderita sebagai akibatnya, maka anda memerlukan suatu pembersihan yang menyeluruh, bukan oleh tiga kali buang air besar sehari, melainkan lima kali. Bahkan sesudah itu akan diperlukan suatu jangka waktu sebelum sesuatu hasil penyembuhan yang nyata dapat diperoleh.

Ingatlah juga bahwa tubuhmu adalah kaabah Allah, sehingga ia itu harus dipelihara bersih di dalamnya maupun di luarnya. Pakaian-pakaian yang bersih dan dua kali mandi air panas setiap minggu, berikut air dingin menyudahinya, juga mandi air pancuran dingin yang tiba-tiba atau mandi spons setiap hari, adalah penting -- suatu obat kuat yang baik sekali

untuk menjauhi pilek, dan untuk membantu anda menyesuaikan diri dengan tugas sehari-hari.

Peliharakanlah rumahmu bersih dan rapi, baik di dalam maupun di luarnya, terutama lantai-lantainya, perabot-perabotnya, dan sudut-sudut yang gelap; dan ingatlah bahwa lubang-lubang kakus yang tidak bersih dan tidak tertutup akan membunuh oksigen. Jadikanlah rumahmu menarik dan rapi -- segala-galanya pada tempatnya. Ingatlah selalu bahwa kebersihan adalah berdampingan dengan kesalehan, dan bahwa hukum yang menyerupai sorga berikut tata tertibnya adalah menghemat energi, uang, dan waktu.

Dan jangan lupa bahwa yang bahkan lebih penting lagi bagi kesehatan ialah air bersih, sinar matahari, udara segar yang bersih, dan olahraga di luar rumah. Pekarangan rumah menyediakan semuanya ini, dan di samping melengkapi meja dengan makanan-makanan pemberi hidup yang segar, ia itu juga menghemat belanja. Ya, pekerjaan di pekarangan rumah juga dapat menjauhkan anak-anak dari hal-hal yang buruk dan sekaligus membantu mereka mengembangkan fisik yang kuat, tabiat yang mulia, dan bermanfaat -- belajar untuk menjadi rajin.

Jangan pernah tidur di dalam ruangan dengan jendela tertutup. Menghirup udara dalam-dalam; minum-lah air pada setiap kesempatan; 1,9 liter sehari adalah tidak terlalu banyak bagi seseorang yang sedang bertumbuh -- yaitu hanya dua gelas penuh sejam atau lebih sebelum sarapan, tiga gelas di antara sarapan dan makan siang, dua gelas di antara makan siang dan makan malam, dan dalam beberapa hal satu gelas sesudah makan malam; dan lebih dalam iklim panas.

Jangan terlalu cemas untuk menghindari sinar matahari. Ingatlah selalu bahwa bunga mawar dan buah-buah memperoleh warna-warni mereka yang indah hanya apabila mereka datang berhubungan langsung dengan sinar-sinar

matahari, dan bahwa tanpa matahari tidak ada apapun yang dapat bertahan hidup. Kesehatan membuat seseorang menjadi cantik, sebaliknya pendandanan tiruan yang menirukan kulit yang bagus adalah tidak baik. Namun jika sesuatu corak kulit tanpa cahaya matahari lebih menarik bagi anda, maka pertimbangkanlah dengan saksama dan tentukanlah pilihanmu apakah anda ingin terlihat lebih baik ataukah merasa lebih baik. Lagi pula, anda dapat menggunakan topi yang berpinggiran lebar untuk melindungi wajah anda dari cahaya matahari dan tetap memperoleh manfaat dari sinar-sinarnya.

Adalah karena tidak seorang pun dapat membatasi dirinya menggunakan ketiga perkara yang penting ini (sinar matahari, udara dan air), sehingga Khalik Pencipta telah mencurahi bumi ini lebih melimpah dengan ketiganya daripada dengan setiap karunia yang lainnya, dan telah menempatkan mereka dalam jangkauan yang paling mudah bagi semua yang hidup. Ini adalah kebutuhan-kebutuhan tubuh yang terpenting dan termurah yang dapat diperoleh. Sia-sialah menjauhi diri daripada sekaliannya.

Barangsiapa yang lalai menganut prinsip-prinsip kesehatan ini, tentunya tidak mungkin dapat berharap untuk memperoleh kembali kesehatan ataupun mempertahankannya pada tingkat yang ada sekarang. 

LINGKUNGAN-LINGKUNGAN YANG MENYENANGKAN

Semua ciptaan Allah sudah dirancang secara artistik dan dihiasi dengan indah, sehingga membuat senyuman-senyuman yang menggembirakan dan pemikiran yang dalam pada setiap kali orang memandangnya. Semuanya ini diperbuat-Nya bagi kebaikan umat manusia. Jadi benarlah, bahwa rumah anda berikut lingkungan-lingkungannya bukan saja mempengaruhi kesehatanmu, melainkan juga wajahmu, bukan?

Lingkungan-lingkungan yang menyenangkan mendatangkan kebahagiaan, dan kebahagiaan mendatangkan kesehatan. Oleh memandang kita menjadi berubah. Oleh sebab itu yakinilah, bahwa perubahanmu adalah bagi yang lebih baik; kemudian anda akan menemukan kecantikan alamiah yang menyingkirkan semua pendandanan tiruan. 

KEHIDUPAN KOTA 

Manusia bukan diciptakan untuk hidup di dalam sebuah kota yang dimodernisasikan sesuai dengan piciknya pandangan manusia, melainkan di dalam sebuah taman yang terpelihara rapi yang ditanami sesuai dengan model dari Pencipta. Ya, Taman Eden dahulu merupakan model tempat kota bagi manusia. Betapa menyolok perbedaannya di antara Taman itu dengan kota-kota sekarang ini! Setiap orang tentunya mengerti, bahwa apabila sejumlah besar binatang-binatang peliharaan terlalu rapat terkurung seperti halnya orang-orang di dalam kota-kota modern sekarang ini, maka mereka akan menjadi mangsa bagi semua jenis penyakit. Umat manusia pun tidak terkecuali. Tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa orang-orang yang tinggal di kota-kota sedang hidup di dalam tempat-tempat penampungan maut. Oleh sebab itu, sekiranya anda harus tinggal dalam sebuah rumah di kota, maka janganlah tinggal dalam sesuatu daerah yang padat penduduk, melainkan tempat tinggalmu sedapat mungkin jauh di luar seperti halnya rumah Eden. Ini dapat anda lakukan dengan cara memiliki sesuatu taman yang dirancang rapi, terpelihara baik, dan ditanami dengan berbagai tanaman yang artistik sekeliling rumah itu.

Ingatlah selalu bahwa kehidupan kota adalah bersifat tiruan dan bukan dalam rencana Allah bagi anak-anak-Nya di waktu ini lebih daripada bagi orang-orang di zaman Lot; bahwa kutuk dan

kebinasaan telah menelan semua kota kuno, dan bahwa mereka itu pada akhirnya telah dikubur dalam-dalam di bawah tanah; bahwa kejahatan-kejahatan kota zaman ini mengungguli kejahatan-kejahatan dari segala zaman, dan bahwa seperti halnya kemarin nasib celakanya pun pasti di waktu ini; bahwa jika anda belum dapat keluar meninggalkan kota sekarang, dan jika anda ingin menghindari celakanya dan didapati pantas untuk ikut menikmati berkat-berkat yang akan datang bersama-sama dengan orang-orang yang setia, maka anda mendapat tugas untuk dilaksanakan -- yaitu cepat ataupun lambat, segera ada peringatan dini, maka anda harus lari keluar meninggalkannya. Inilah yang harus anda perbuat jika anda masih berada di dalamnya apabila panggilan itu datang kepada anda seperti halnya kepada Lot dahulu. Memang, ia telah keluar, namun betapa besar kerugiannya! Anda tidak mungkin dapat mencari kesempatan untuk mengadu untung yang lebih baik daripada yang telah diperbuat Lot. 

BEKERJA DAN BERISTIRAHAT SEPANJANG TAHUN

Waktu sebagaimana diketahui adalah terbagi dalam dua bagian, yaitu malam dan siang. Dalam musim panas (musim untuk menanami dan menghimpun persediaan-persediaan bagi bulan-bulan musim dingin) hari-hari siang adalah panjang, tetapi selama musim dingin (musim dimana tidak ada kegiatan perkebunan), malam adalah panjang. Pengaturan-pengaturan Ilahi ini menganjurkan secara pasti, bahwa orang harus memanfaatkan jam-jam yang lebih panjang untuk bekerja selama bulan-bulan musim panas daripada yang harus dimanfaatkannya selama bulan-bulan musim dingin. Dan berapa lamakah seharusnya? -- Ternyata sepanjang matahari bersinar. Memang, perumpamaan Matius 20 : 1 - 17 juga menyatakan dengan jelas, bahwa Tuhan memerintahkan hamba-hamba-Nya untuk memulai pagi-pagi sekali dan

bekerja sampai hari berakhir, sampai masuk matahari.

Sebab itu jika cara hidup yang biasa menghendaki jam-jam kerja yang lebih panjang selama bulan-bulan musim panas, maka itupun menghendaki jam-jam kerja yang lebih pendek selama bulan-bulan musim dingin -- suatu rata-rata sehari-hari sepanjang tahun dan 12 jam kerja dan 12 jam istirahat. Orang yang sepakat dengan semua persyaratan yang dianjurkan oleh Kebenaran yang dikemukakan di sini, adalah bersepakat dengan hukum alam dari dirinya sendiri, yaitu dengan hukum-hukum yang memajukan kesehatan yang baik dan yang mendatangkan kegembiraan ke dalam rumah tangga. Namun jika ia melalaikan hukum-hukum ini, maka ia tentunya tidak mungkin dapat berharap untuk memperoleh lebih banyak daripada yang dimungkinkan oleh investasinya. Dan juga, seseorang harus melihat dengan jelas bahwa jumlah kerja yang penuh adalah sama pentingnya bagi kesehatan yang baik dengan jumlah istirahat yang penuh, bahwa yang satu harus mengimbangi yang lainnya; bahwa sejauh mana ia melanggar hukum-hukum ini, maka sejauh itu pula akan dideritanya hukuman sebagai akibatnya. “Oleh karena kamu sudah ....... memakan dari pohon itu”, kembali Khalik mengamarkan, “..... dengan berpeluh wajahmu engkau akan memakan roti, sampai kelak engkau kembali kepada tanah”. Kejadian 3 : 17 - 19.

Bayangkanlah kehidupan yang tidak alamiah yang sedang dihayati dunia pada waktu ini! Dunia berusaha untuk terus berjalan dengan sedikit bekerja dan beristirahat dengan sebanyak mungkin bersenda gurau dan bermain. Ia memakan makanan-makanan di luar musim dan yang dirubah sifatnya, meminum minuman-minuman beralkohol, minuman keras dan minuman-minuman yang mengandung obat sepanjang hari -- betapa kotornya! Suatu keajaiban jika ia itu masih hidup. Memang, adalah “tidak terkasihan, dan sengsara, dan miskin, dan buta, dan bertelanjang”; dan

tidak menyadari akan kondisinya, dikatakannya : “Aku kaya, dan berlimpah kekayaanku, sehingga tidak memerlukan apa-apa lagi”! 

PEMAKAIAN OBAT-OBAT PENCUCI PERUT

Obat-obat pencuci perut adalah berfungsi sebagai alat-alat pemadam kebakaran. Sekalipun adalah bijaksana untuk selalu siap memiliki pemadam kebakaran itu, namun jauh lebih baik jika anda tidak sekalipun menggunakannya. Demikian itu pula halnya dengan pemakaian obat-obat pencuci perut -- baik untuk memilikinya di dalam lemari obat, namun jauh lebih baik supaya tidak menggunakannya. Sesuatu suntikan urus-urus (enema), sekiranya ini dapat memenuhi tujuannya, adalah jauh lebih baik daripada menggunakan obat cuci perut; artinya, jika sekiranya gangguan itu tidak lebih tinggi daripada gangguan usus besar.

Sebagian orang memperoleh hasil-hasil yang lebih baik dari hanya sekaleng atau kurang susu yang diuapkan, atau separuh susu dan separuh air sari buah daripada sesuatu obat cuci perut komersil; yang lainnya dari satu atau dua gelas susu manis yang diminum di antara jam makan, dan orang-orang lainnya lagi memperoleh hasil yang sama atau bahkan lebih baik dari dadih. Obat cuci perut yang sedemikian ini bukan saja tidak berbahaya, melainkan juga merupakan makanan bergizi. Sungguhpun demikian semuanya itu akan kehilangan maknanya jika diminum setiap hari. Menggunakannya secara bergiliran akan mendatangkan hasil-hasil yang lebih tetap.

Suatu menu makanan yang benar akan memperbaiki setiap masalah sukar buang air besar. Buah prem, buah ara, buah kurma, buah zaitun yang dikeringkan, dan buah-buah lain yang sedemikian ini memberikan hasil-hasil yang sangat baik. Mulailah dengan setengah lusin prem yang kering (dikunyah halus) pada permulaan jam makan, kemudian gunakan bergantian dengan barang-barang makanan lain seperti yang disebutkan terdahulu. Kadang-kadang air limun panas sebelum

sarapan pagi juga merupakan pembersih usus yang efektif. Sungguhpun demikian, suatu menu makanan yang seimbang, 80 % bagian terbesar sayuran dan 20 % biji-bijian, seperti yang dikemukakan di atas akan menyembuhkan sukar buang air besar dan akibat penyakit-penyakit lainnya, di samping juga memelihara kesehatan. 

AIR DI EDEN 

Kepada kita diceritakan bahwa di Taman Eden, rumah rancangan Ilahi bagi manusia ini, terdapat hanya satu jenis air. Ia itu bukan berasal dari sesuatu sumur atau dari sesuatu atap rumah, melainkan dari suatu mata air; ya, ia itu membentuk sungai yang mengairi taman. Jadi jelaslah, bahwa air yang berasal dari mata air adalah alamiah, yang terbaik, untuk diminum.

Namun berhati-hatilah terhadap mata air-mata air palsu, yaitu air yang keluar bukan dari sumber air yang bersih, melainkan dari tangki kotoran seseorang. Air dari mata air yang berasal dari sumber-sumber yang bersih adalah bahkan lebih baik apabila diperoleh sedikit makin jauh ke hilir daripada di mata air itu sendiri, sebab sambil berdesir menuruni bukit air itu bercampur dengan zat asam (oksidasi), dan dengan demikian lebih ringan, dan karena di samping terus-menerus dimurnikan, maka ia memperoleh tambahan kehidupan karena sinar-sinar matahari bercahaya atasnya. Air yang sudah didistilasi atau disuling seperti air hujan, sudah hilang semua mineralnya; air itu sudah mati. Dan karena yang sedemikian ini adalah bukan air yang disediakan di rumah Eden dahulu, maka terbuktilah bahwa sejumlah tertentu garam-garam mineral yang tertanam di tanah dan yang terbawa oleh air dari mata air sewaktu ia itu mengalir di atasnya atau di bawahnya, harus bermanfaat bagi tubuh.

ADAKAH ANDA KETAHUI TENTANG TIDUR?

(Dikutip dari The Reader’s Digest, bulan Juni, 1945).

Di antara usia-usia 25 dan 70 tahun secara rata-rata orang menghabiskan 15 tahun dalam tidur. Kegagalan tidur telah membuat jenderal-jenderal kalah perang, pasien-pasien yang gelisah kehilangan ingatan, isteri-isteri kehilangan suami-suami mereka. Jadi jelaslah bahwa memahami masalah tidur adalah penting bagi kita semua; namun berapa banyakkah dari kita yang memahami kenyataan-kenyataan ilmiah yang digariskan mengenai tidur itu? Bagaimanakah jawaban anda terhadap pernyataan-pernyataan berikut ini, yang sebagiannya benar, sebagiannya salah?

Orang-orang yang sehat tidurnya tidak pernah gelisah dan berbalik-balik.

Salah. Setiap orang seringkali mengubah posisinya, sebab pengaturan otot tubuh adalah sedemikian rupa susunannya sehingga kita tidak mungkin dapat rileks sama sekali sekaligus. Tiga puluh lima kali berganti posisi semalam adalah rata-rata yang biasa.

Tidur yang paling menyegarkan datang mula-mula sekali.

Benar. Penyelidikan-penyelidikan pada Universitas Colgate menunjukkan, bahwa banyak dari manfaat-manfaat tidur sudah dapat sepenuhnya diperoleh pada akhir dari beberapa jam yang pertama.

Jika anda tidur enam jam gantinya delapan jam, maka anda harus menghabiskan lebih banyak energi pada hari berikutnya untuk menyelesaikan pekerjaan yang sama.

Benar. Percobaan-percobaan di laboratorium menunjukkan bahwa kita menghabiskan 25 persen lebih kalori untuk menggantikan tidur yang hilang.

Untuk menebus tidur yang hilang kita harus tidur beberapa jam lebih lama untuk beberapa malam berikutnya secara berturut-turut.

Salah. Satu malam tidur yang normal akan mengembalikan kepada kita semua yang hilang itu.

Tidur bersama-sama dengan seseorang lebih mempersulit tidur yang nyenyak.

Benar. Gerakan-gerakan yang sedikit saja dari orang lain akan menghalangi kita dari tidur yang nyenyak dan sangat menyegarkan.

Orang-orang yang mampu terus maju dengan tidur yang sedikit adalah di antara orang-orang yang paling bersemangat.

Salah. Napoleon dan Edison pergi dengan hanya beberapa jam tidur semalam, namun pada siang hari mereka juga tidur-tidur sejenak. Dalam setiap jangka waktu 24 jam mereka ternyata telah tidur dalam jangka waktu yang normal.

Kegagalan tidur saja dapat membawa kepada penyakit yang benar-benar berbahaya.

Benar. Binatang-binatang akan mati lebih cepat kerena tidak bisa tidur daripada karena tidak tersedia makanan.

Kita jatuh tertidur dengan sempurna dan juga bangun dalam sekejap.

Salah. Apabila kita setengah tertidur, baik pada permulaan atau pada akhir dari malam hari, maka kita melewati suatu masa dimana kita tidak mungkin dapat berbicara, tetapi dapat mendengar bunyi-bunyi dengan jelas. Kemampuan kita untuk bergerak pada saat itu tertidur, tetapi alat-alat pendengaran kita tetap terjaga.

Tidur dengan berbalik pada sisi kiri menekan jantung.

Salah. Tidak ada bedanya apakah orang secara rata-rata tidur pada punggungnya atau pada sisi manapun juga.

Meminum cairan-cairan yang panas sebelum pergi tidur adalah salah satu cara terbaik untuk menjamin tidur yang baik.

Salah. Tekanan dari cairan-cairan terhadap kandung kencing membuat kegelisahan. Hanya sedikit saja cairan yang harus diminum di malam hari jika anda ingin melewati suatu malam yang penuh ketenangan.

Adalah tidak sehat untuk tidur dalam musim panas dengan kipas angin di dalam kamar.

Salah. Jika kipas angin itu diarahkan ke tembok manghindari aliran-aliran angin dan ditempatkan pada tempat yang sangat terasa untuk menahan bunyi, maka ia itu akan memperbaiki kesempatanmu untuk tidur yang lelap di malam hari.

Keletihan fisik dapat mempersulitnya untuk memperoleh tidur.

Benar. Suatu mandi air panas mungkin adalah cara yang terbaik untuk mengurangi tekanan yang datang dari terlalu banyak latihan yang tidak biasa sebelum pergi tidur.

Hal yang terburuk mengenai Insomnia (Penyakit Sukar Tidur) ialah kecemasan terhadap efek-efeknya bagi pekerjaan hari berikutnya.

Benar. Dr. Donald A. Laird yang menyelidiki kebiasaan-kebiasaan tidur di Universitas Colgate, menganjurkan agar apabila anda sulit tidur, supaya mengambil keputusan untuk bangun keesokan hari lebih lambat. Dengan mengetahui bahwa anda memiliki cukup waktu untuk istirahat, maka anda tertidur dengan mudah.

Kasur dan kasur berpegas (springs) hendaknya tidak terlalu empuk untuk menjamin tidur yang lelap.

Benar. Kasur yang empuk adalah musuh yang terburuk terhadap tidur yang lelap, kasur yang keras sama saja jeleknya.

Suatu tidur sejenak sesudah makan siang adalah suatu kemanjaan diri yang semu dan menumbangkan efisiensi seseorang.

Salah. Penyelidikan-penyelidikan di Stephens College, Missouri, menunjukkan, bahwa setelah siswa-siswa tidur sejam lamanya sesudah makan siang, maka nilai-nilai pelajaran mereka jauh lebih tinggi daripada sewaktu mereka memanfaatkan waktu itu untuk belajar.

Usaha pikiran adalah kemungkinan yang terjelek sebagai persiapan supaya bisa tidur.

Benar. Suatu malam yang sepi, akhiri dengan berjalan-jalan untuk melelahkan otot-otot anda, itulah persiapan yang terbaik untuk tidur.

APAKAH YANG HARUS DIKETAHUI OLEH SEORANG KRISTEN 

Sedemikian jauh prinsip-prinsip kesehatan ungkapan Ilahi ini berbicara dengan keras, bahwa mayoritas terbesar orang-orang Kristen yang selalu berdoa memohon kesehatan tetapi tidak pernah berbuat sesuatu untuk memperbaiki kebiasaan-kebiasaan mereka yang salah, adalah hanya sedang menyia-nyiakan pernafasan mereka. Sungguhpun demikian, kini telah tiba saat kesempatan itu, saat yang berbahagia itu, bagi setiap orang untuk menyadari, bahwa adalah suatu ironi untuk mencoba meyakinkan Tuhan agar supaya tubuh manusia dapat disembuhkan, tetapi hukum-hukum kesehatan-Nya diremehkan atau disingkirkan.

Semua orang Kristen sekarang harus bangun menyadari, bahwa berdoa memohon kesehatan bukannya satu-satunya kewajiban mereka; bahwa kelalaian mereka berbuat sesuatu selain berdoa, dan selain daripada mendengar saja kepada penghotbah, adalah bukan saja membuat tubuh mereka sakit, melainkan juga tetap membuat pikiran mereka tidak berdaya dan memelihara jiwa-jiwa mereka tetap dalam gelap terhadap Kebenaran yang sedang berkembang. Setiap orang yang membebani dokter dengan seluruh masalah kebahagiaan rohaninya, tidak akan berhasil memperoleh kesehatan atau kebenaran apapun. Setiap orang harus memikul sendiri bebannya untuk berlaku adil terhadap dirinya sendiri.

Mengenai sarana berikutnya oleh mana anggota-anggota sidang sebagai sebuah badan dapat memperoleh kembali kesehatan fisik maupun kesehatan rohaninya, Tuhan mengemukakan pertanyaan dan kemudian menjawabnya sendiri sebagai berikut :

“Bukankah supaya memberi rotimu kepada orang yang lapar, dan

supaya membawa ke rumahmu orang miskin yang terbuang, dan apabila engkau melihat orang telanjang supaya memberi dia baju; dan supaya tidak menyembunyikan dirimu dari saudaramu sendiri? Pada waktu itulah terangmu akan terbit bagaikan fajar pagi, dan kesehatanmu akan pulih dengan segera : maka kebenaranmu akan berjalan mendahuluimu; kemuliaan Tuhan akan menjadi penunjangmu. Kemudian engkau akan memanggil dan Tuhan akan menjawab; engkau akan berseru, dan Ia akan mengatakan : Di sinilah Aku.”

“Jika engkau membuang dari tengah-tengahmu penindasan, tidak lagi menunjuk-nunjuk dengan jari dan memfitnah; dan jika terharu jiwamu terhadap orang yang lapar, dan menghiburkan orang yang susah, maka terangmu kelak akan bercahaya dalam kegelapan, dan kegelapanmu akan menjadi bagaikan siang tengah hari : maka Tuhan akan memimpin kamu selalu, dan akan memuaskan jiwamu dalam kekeringan, dan akan menggemukkan semua tulangmu; maka engkau akan jadi bagaikan suatu taman yang diairi, dan seperti suatu mata air yang air-airnya tidak pernah berhenti”. Yesaya 58 : 7 - 11.

Proyek pelayanan orang miskin dan orang sakit ini, yang diadakan oleh DIA yang menaruh perhatian terhadap kita semua, kami yakin, dapat diselenggarakan sekarang seperti halnya di zaman nabi-nabi dahulu : melalui suatu perpuluhan kedua yang setia yang dibayarkan oleh orang-orang yang sadar bahwa adalah lebih baik memberi daripada menerima, --- memang, lebih baik membantu orang lain daripada dibantu; bahwa orang-orang yang memberi adalah lebih berbahagia daripada orang yang menerima. Secara kiasan, setiap orang Kristen harus memutuskan untuk menjadi sebuah pipa air, yaitu suatu pipa yang senantiasa memberi tetapi tidak pernah kering, bukannya menjadi

pipa pengisap, yaitu pipa yang senantiasa menerima tetapi tidak pernah penuh.

Tetapi bagaimanapun penyakit dan kematian di antara umat Allah yang setia tidak akan sama sekali lenyap sebelum waktu dan pengetahuan Kebenaran menghantarkan kegenapan Yesaya pasal 33 dan 35 sebagai berikut:

“Pandanglah akan Sion, kota pertemuan raya kita itu : matamu akan melihat Yerusalem suatu tempat kediaman yang tenang, suatu kemah yang kelak tidak akan lagi dibuka; tidak satupun patok-patoknya akan kelak dicabut, ataupun tali-talinya dipotong”.

“Tetapi di sanalah Tuhan yang gilang-gemilang akan menjadi bagi kita bagaikan suatu tempat sungai-sungai dan aliran-aliran sungai yang luas; perahu dayung tidak akan lagi melaluinya, dan kapal besar pun tidak akan lagi melewatinya. Karena Tuhan adalah HAKIM kita, Tuhan adalah Pemberi Hukum, Tuhan adalah Raja kita; Ia akan menyelamatkan kita. Tali-talimu sudah kendor, semuanya tidak dapat mengikat teguh tiang layarnya, mereka tidak dapat membentangkan layar : pada waktu itulah jarahan barang-barang rampasan dibagi-bagi; orang-orang yang lumpuh mengambil jarahan itu”.

“Tidak seorangpun yang tinggal di sana akan mengatakan : Aku sakit; orang-orang yang diam di sana akan diampuni segala kesalahan mereka”. “Kemudian mata orang-orang buta akan dicelekkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. Pada waktu itulah orang lumpuh akan meloncat-loncat bagaikan seekor rusa, dan lidah orang yang bisu akan menyanyi; karena di padang belantara akan keluar air, dan sungai-sungai mengalir di gurun kering”.

“Dan potongan tanah yang gersang akan menjadi kolam, dan tanah yang kering menjadi

mata-mata air : di tempat serigala-serigala berdiam akan tumbuh tebu dan pandan. Maka suatu jalan raya akan terdapat di sana, dan sebuah jalan, maka ia itu akan disebut Jalan Kesucian; semua yang najis tidak akan berjalan melaluinya; tetapi ia itu akan tersedia bagi orang-orang : mereka yang mengembara, sekalipun orang-orang bodoh, mereka tidak akan keliru di dalamnya”.

“Tidak akan ada singa di sana, juga tidak akan ada binatang buas yang akan naik ke sana, ia itu tidak akan ditemukan di sana; tetapi orang-orang tebusan akan berjalan-jalan di sana : maka semua orang tebusan Tuhan akan kembali, lalu datang ke Sion dengan nyanyian-nyanyian dan kegembiraan kekal pada kepala mereka; mereka akan memperoleh sukacita dan kegembiraan, maka kesusahan dan keluh-kesah akan berlalu”. Yesaya 33 : 20 - 24; 35 : 5 - 10. 

IMAN PENTING BAGI KESEHATAN YANG BAIK 

Sungguhpun demikian, sentuhan terakhir sesuatu kehidupan yang sempurna adalah iman; iman yang sudah anda buktikan dan menemukan jalan-jalanmu sebagai jalan-jalan Allah, sehingga apa yang sedang anda lakukan pasti merupakan Keilahian yang terbaik yang ada, bahwa itulah perkara penting yang akan sangat membantu anda, bahwa ia itu sudah membantu anda, dan bahwa ia itu tidak pernah melalaikan anda; iman bahwa DIA yang mengawasi segala perkara, baik kecil maupun besar, berada pada kemudi kapal yang sedang anda tumpangi, dan bahwa DIA cukup mampu untuk mendaratkan anda di pantai-pantai kesehatan, kebahagiaan, dan perdamaian,  ‑‑‑ memang, bahkan di pantai-pantai Negeri Mulia yang kekal itu. Mengenai hal ini anda akan yakin sebab anda sedang berbuat segala-galanya untuk mengetahui Kebenaran dan untuk menyesuaikan diri dengan semua tuntutannya,

sekalipun menentang keinginan-keinginan alamiahmu, dan kehendak pribadimu.

Ingatlah, bahwa iman menyingkirkan gunung-gunung yang tinggi, sedangkan tidak percaya mendatangkan malapetaka-malapetaka besar. “Sebagaimana yang sudah engkau percaya, demikian itu pula terjadi bagimu”. “Percayalah bahwa engkau menerimanya, maka engkau akan memperolehnya”. Matius 8 : 13; Markus 11 : 24. Jangan sekali membicarakan keragu-raguan; jangan sekali membiasakan diri mengeluh atau membicarakan penyakitmu. Hendaklah pembicaraanmu terus membangun, jangan sekali menghancurkan. 

PERCOBAAN LABORATORIUM DAN PENDAPAT DARI AHLI GIZI 

Percobaan-percobaan dan pikiran-pikiran berikut ini adalah disesuaikan dan diceritakan kembali dari sumber-sumber di bawah ini : The Modern Home Physician, oleh Pac, Press Pub. Assn.; Chicago School of Nursing; Clinical Dietetics, oleh Risley and Walton; Chemistry of Food and Nutrition, oleh Sherman; Intelligent Selection of Foods, oleh Original H.F. Store, New York City, N.Y.; Our Babies, oleh Dr. Herman N. Bundesen. 

AIR DAN KEGUNAANNYA 

Tubuh manusia adalah terdiri dari kira-kira 67 persen unsur pokok air. Seseorang dapat hidup berminggu-minggu lamanya tanpa makanan, tetapi ia tidak mungkin dapat hidup tanpa air lebih dari tiga sampai lima hari.

Air merupakan kendaraan yang mengangkut semua proses tubuh. Secara rata-rata orang membutuhkan kira-kira enam gelas air setiap hari. Kebanyakan orang meminum sedikit sekali,

dan tidak pada saat-saatnya yang tepat. Jangan sekali minum pada jam-jam makan atau mencoba menghanyutkan makananmu.

Air membentuk bagian terbesar dari sel-sel, membawa makanan ke jaringan-jaringan, dan menyingkirkan sisa-sisa buangan. Air adalah unsur pokok utama dari sari-sari cairan pencerna, dan mengatur suhu tubuh.

Air yang cocok bagi konsumsi manusia harus jernih, berasal dari selera yang disukai, dan tidak terlalu berat. Ia itu harus bebas dari mineral-mineral yang beracun, bahan organik, dan bakteri.

Air yang berat mengandung sejumlah larutan mineral-mineral yang lebih besar daripada air yang ringan. Air yang terberat berasal dari sumur-sumur yang dalam.

Air mudah sekali tercemar, dan merupakan salah satu dari penyebar-penyebar biasa typhus, demam dan kholera. Jika terdapat sesuatu keragu-raguan terhadap kemurniannya, maka ia itu harus dibersihkan. Proses pembersihan yang paling sederhana dan terpercaya di rumah ialah memasaknya sampai mendidih. Apa yang disebut saringan-saringan yang dipasang pada keran-keran air hanya akan memberikan suatu jaminan yang semu. Sebuah saringan pasir yang besar menyingkirkan semua bakteri yang berbahaya. 

FUNGSI MAKANAN 

Protein-protein menyediakan bahan bagi pembangunan, pertumbuhan, dan perbaikan-perbaikan; lemak dan karbohidrat menyediakan panas dan energi. Jelaslah, bahwa orang-orang yang sudah dewasa, dan yang tidak bekerja keras sehingga memerlukan bahan perbaikan, membutuhkan protein-protein yang lebih sedikit daripada orang-orang lainnya; dan orang-orang yang tinggal dalam iklim yang panas, dan yang tidak bekerja keras membutuhkan makanan-makanan karbohidrat lebih sedikit

daripada orang-orang lainnya. Apabila makanan-makanan karbohidrat tidak cukup, maka protein akan digunakan untuk energi, namun apabila tersedia berkelebihan, maka sekaliannya itu akan disimpan di dalam tubuh dalam bentuk lemak, yaitu suatu sumber energi darurat.

KALORI-KALORI

Satu gram lemak menghasilkan 9,3 kalori.

Satu gram protein menghasilkan 4,1 kalori.

Satu gram karbohidrat menghasilkan 4,1 kalori.

Kalori-kalori yang dipersyaratkan berbeda-beda bergantung pada usia, jenis pekerjaan, dan jenis kelamin.

Menurut Forchheimer, jumlah seluruh energi yang dibutuhkan bagi seseorang yang berat badannya 154 pound (per pound = 453,6 gram), tanpa sesuatu gerakan sukarela, adalah berkisar dari 1450 sampai 1820 kalori. Sungguhpun demikian, para pasien yang terbatas pada tempat tidur (bersalin) adalah tidak pernah beristirahat secara mutlak, terkecuali sewaktu tidur, dan karena itulah nilai energi dari makanan mereka tidak boleh jatuh di bawah angka minimum ini, terkecuali ia itu dalam kondisi-kondisi khusus dan untuk masa-masa yang singkat saja.

Perkiraan kalori-kalori yang dibutuhkan setiap hari bagi manusia di bawah kondisi-kondisi yang berbeda-beda adalah sebagai berikut :

Pekerjaan otot paling berat

Pekerjaan otot yang sedang

Pekerjaan otot ringan sampai sedang

Pekerjaan otot ringan (duduk-duduk saja)

Tanpa pekerjaan otot

…………………

…………………

…………………

…………………

…………………

5500 kalori

3400 kalori

3050 kalori

2700 kalori

2450 kalori

Orang yang kelebihan berat badannya perlu mengurangi makanan-makanan penghasil berat dan

supaya ketat bertahan dalam batas-batas kebutuhan-kebutuhan kalori minimumnya.

Orang yang kurang berat badannya membutuhkan suatu menu makanan yang seimbang, dengan kebutuhan-kebutuhan kalori yang penuh.

Rata-rata orang yang bekerja membutuhkan kira-kira 3000 kalori setiap hari. Namun, terdapat suatu perbedaan pendapat yang luas di antara ahli gizi mengenai jumlah-jumlah protein yang relatif, karbohidrat, dan lemak yang dipersyaratkan bagi suatu menu makanan yang seimbang. Barangkali pribadi sendiri yang akan menentukan melalui pengalaman.

MINERAL - MINERAL

Garam-garam mineral ialah :

1. zat kapur

2. magnesium

3. kalium

4. sodium

5. fosfat

6. sulfat

7. karbonat

8. chlorida

9. zat besi

10. yodium

Makanan-makanan hasil pabrik telah kehilangan sebagian mineral-mineral yang penting. Ini terlihat jelas apabila tepung putih dibandingkan dengan gandum yang utuh, dan beras giling dengan beras merah sebagai berikut :

                                    Persentase Abu

Tepung terigu putih                             0,50

Gandum yang utuh                             1,75

Beras giling                                         0,40

Beras yang tidak digiling                    1,00

Makanan-makanan berikut ini merupakan sumber-sumber berharga dari kalsium, fosfat, dan zat besi:

Kacang Badam

oatmeal utuh,

Barley (sejenis Polong),

roti gandum utuh,

kembang kol,

kurma,

kuning telur,

buah ara kering,

miju kering,

susu bubuk,

oatmeal kering,

buah zaitun kering,

kacang tanah,

kismis kering,

lobak cina,

kenari,

gandum

Serbuk kulit gandum

 Kalsium terutama ditemukan di dalam:

Kacang Badam,

kembang kol,

telur,

kuning telur,

buah ara,

miju kering,

susu bubuk,

oatmeal kering,

buah zaitun kering,

kacang tanah,

kacang ercis

buah prem kering,

pucuk lobak cina,

kenari,

Serbuk kulit gandum

Fosfat terutama ditemukan di dalam :

Kacang Badam,

Barley (sejenis Polong),

Polong-polongan kering

telur,

kuning telur,

kacang ercis

kenari kering

Gandum utuh

miju kering,

kacang ercis

oatmeal

kacang tanah

kismis

Serbuk kulit gandum

Zat besi terutama di temukan di dalam :

Polong-polongan

Serbuk kulit gandum

Kuning telur

Sayuran hijau

Gandum

Mineral-mineral lainnya berasal dari sumber-sumber makanan utama sebagai berikut :

Sodium:

Roti

Buah-buahan

Potasium:

Kacang-kacangan

Garam meja

Susu

Molasses

Magnesium:

Polong-polongan

Bit

Biji-bijian

Nanas

Kentang

Sayur-sayuran

Sulfur:

Gluten

Kedelai

(Kita berharap bahwa dalam keadaan sehat dan menu makanan biasa zat belerang (sulfur) yang dipersyaratkan itu biasanya akan terpenuhi bila asupan protein mencukupi.)

 Sebagai pedoman jumlah yodium yang diinginkan adalah terkandung di dalam :

Pisang

Bit

Ercis hijau

Selada

Melon

Lobak merah

Tomat

Lobak cina

Tanah dimana tidak terdapat yodium, yodium juga tidak akan terdapat di dalam airnya. Pada daerah-daerah yang sedemikian ini penyakit gondok merajalela dimana-mana.

 OKSIGEN DAN FUNGSINYA

Seseorang dapat hidup berminggu-minggu tanpa makanan, berhari-hari tanpa air, tetapi hanya beberapa menit tanpa zat asam. Zat asam memungkinkan penggunaan makanan. Ia itu adalah suatu gas yang tidak berbau, tidak dapat dirasa, tidak berwarna, sedikit lebih berat daripada air.

Dalam kombinasi kimiawi dengan butir-butir darah merah (homoglobin) zat asam dibawa dalam aliran darah. Zat asam mengoksidasi unsur-unsur

penghasil panas dan energi. Dengan demikian anemia merendahkan energi. Memiliki sejumlah persediaan zat asam murni yang limpah adalah sama pentingnya dengan memiliki sejumlah persediaan unsur-unsur makanan yang melimpah.

KARBOHIDRAT

Makanan-makanan karbohidrat ialah makanan-makanan yang tidak mengandung nitrogen. Karbohidrat mengandung karbon, hidrogen, dan oksigen. Energi dari sekaliannya itu digunakan oleh tubuh baik dalam bentuk kerja atau panas. Sekaliannya itu meliputi semua sayur-sayuran dan buah-buahan yang mengandung baik zat tepung ataupun gula. Semuanya itu yang menghasilkan energi terbanyak ialah :

Biji-bijian

Madu

 Gula

Kentang

Semua makanan yang mengandung zat tepung perlu lebih banyak dimasak daripada makanan-makanan lainnya, sebab zat tepung adalah dikelilingi oleh suatu penutup yang tidak mungkin dapat dicernakan selagi masih mentah.

Makanan-makanan sumber utama zat tepung  adalah :

Artichokes (sejenis rebung)

Jelai warna coklat

Polong-polongan berwarna coklat

Roti kering

Biji-bijian

Tepung-tepungan

Miju-miju

 Ercis

Kentang

Buah prem

Labu kuning

Beras

Pasta spageti

Gandum utuh

LEMAK

Lemak memiliki nilai makanan yang terbesar dari semua makanan, hampir dua setengah kali besarnya dari nilai makanan karbohidrat.

Sumber utama Lemak-lemak adalah :

Minyak kacang Badam

Alpukat

Minyak kelapa

Minyak biji kapas

Minyak wijen

Krim

Kuning telur

Minyak zaitun

Minyak kacang tanah

Minyak kedelai

PROTEIN

Protein ialah makanan-makanan nitrogen, dan terutama berasal dari :

Telur

Biji-bijian

Susu

Kacang-kacangan

Ercis

Kedelai dan

polong-polongan lainnya

Sungguhpun tidak begitu mudah dicernakan seperti halnya karbohidrat, namun makanan-makanan ini menyediakan energi dan membangun tubuh.

VITAMIN - VITAMIN

Sungguhpun kita belum sepenuhnya mengerti vitamin-vitamin, namun ia itu pada umumnya dianggap bahwa sekaliannya itu memelihara kesehatan, dan melindungi dari penyakit kudis, pellagra, beri-beri dan penyakit-penyakit lainnya.

Vitamin A larut di dalam lemak-lemak, dan walaupun terbuka kena zat asam yang melemahkannya, ia itu tidak terpengaruh oleh panas.

Kekurangan vitamin A menyebabkan pertumbuhan terlambat, makin mudah terkena infeksi, terutama paru-paru, hidung, dan mata tidak mampu melihat dengan jelas  pada malam hari, dan membuat kulit dan rambut menjadi kering dan bersisik-sisik.

Rata-rata kebutuhan vitamin A setiap hari adalah kira-kira 700 unit. Daftar berikut ini memperlihatkan sumber-sumber vitamin A yang terbaik :

Setiap satu ons:

bayam

wortel mentah

keju

daun slada

mentega

labu

mengandung kira-kira

          “                “

          “                “

          “                “

          “                “

          “                “

          “                “

Unit

3000

1000

1000

500

600

700

Sumber-sumber vitamin A lainnya ialah:

Apricot  

Artichoke

Asparagus kuning

Alpukat

Pisang

Polong-polongan

Bit hijau

Arbei hitam

Brokoli

Kubis Brussel

Belewah

Seledri batang

Jagung Utuh

Jagung giling

Dandelion kuning

Kurma

Escarole

Kacang polong hijau

Kailan

Jeruk

Seledri daun

Persik

Polong kuning

Kacang polong

Nanas yang dikeringkan

Prem

Ketela rambat

Tomat

Tomat kuning

Lobak hijau

Selada air

Vitamin B compleks ialah campuran dari vitamin B1 atau thiamin, vitamin B2 atau riboflavin, dan vitamin B6 atau asam nicotine. Mengenai kebutuhan setiap hari belum ada pengetahuan yang pasti. Kekurangan vitamin ini akan menimbulkan penyakit pellagra, beri-beri, kehilangan selera makan, bibir pecah-pecah dan keterlambatan bertumbuh.

Makanan yang kaya dengan vitamin B kompleks ialah :

kacang merah (bruineboon),

Kacang tanah

Polong-polongan, kedelai

Kubis

Wortel

biji-bijian, gandum utuh

keju

telur

tepung gandum utuh

Kailan

mustard hijau (sawi)

Kacang tanah

Kacang polong, hijau segar atau kering

Prem

Bayam

Jus tomat

Lobak hijau

Sejenis gandum

Ragi buatan

Vitamin B1 atau thiamin, ialah vitamin anti radang urat syaraf. Vitamin ini terutama ditemukan pada biji-bijian, padi-padian yang berselaput dan kacang-kacangan. Alkali dan panas melemahkannya, maka sebab itu lebih baik mendapatkannya dari makanan-makanan yang mentah.

Rata-rata kebutuhan setiap hari vitamin B1 bagi bayi-bayi adalah kira-kira 50 unit, dan kira-kira 250 unit bagi orang dewasa. Ketubuhan setiap hari bagi ibu-ibu selama mengandung adalah 600 unit atau lebih.

Berikut ini adalah sumber-sumber vitamin yang terbaik:

Setiap satu ons:

Gandum

Prem

Kacang tanah

Bayam

Susu beragi gandum

Jagung kalengan

Roti gandum utuh

Badam

mengandung kira-kira

          “                “

          “                “

          “                “

          “                “

          “                “

          “                “

          “                “

          “                “

Unit

200

20

60

20

50

15

22

25

Sumber-sumber vitamin B1 lainnya ialah:

Apel

Alpukat

Pisang

Bunga kol

Kurma

Jeruk bali

Polong-polongan

Kacang polong hijau

Lima (Sejenis Kedelai hijau)

Bit merah

Kol Brussel (kol mini)

Belewah

Wortel

Selada

Bawang-bawangan

Lobak

Pir

Nanas

Persik

Jeruk manis

Vitamin C, ialah vitamin anti-scorbutic (anti penyakit kulit), dan juga disebut Cevitemic Acid atau Asam Ascorbic. Ini terutama ditemukan pada buah-buahan jeruk, dan sekalipun ia itu larut dalam air, ia dapat dilemahkan oleh zat asam atau bahan-bahan alkali.

Kekurangan vitamin C menyebabkan penyakit kulit, gusi luka-luka dan berdarah, sendi-sendi sakit dan membengkak, dan kecenderungan pendarahan. Rata-rata kebutuhan setiap hari bagi bayi-bayi adalah 300 unit dan bagi orang dewasa 1000 unit.

Sumber-sumber utamanya adalah sebagai berikut :

Setiap satu ons:

sari buah jeruk

jeruk limun

sari buah anggur              

kubis mentah

sari buah tomat

sari buah arbei

Kranberi

sari buah nenas

mengandung kira-kira

          “                “

          “                “

          “                “

          “                “

          “                “

          “                “

          “                “

          “                “

Unit

250

250

200

150

100

100

80

40

Sumber-sumber vitamin C lainnya :

Apel,

Asparagus  segar

Alpukat

Pisang

Kacang polong

Bit hijau

Sejenis sawi putih

Sayur-sayuran hijau

Kailan

Selada

Bawang Bombay

Persik

Brokoli

Kubis Brussel

Belewah

Kembang kol

Ketimun

Dandelion hijau

Ercis hijau

Paprika hijau

Kentang

Bayam

lobak

Vitamin D ialah vitamin anti-rachitis (anti kerapuhan), dan sumber utamanya ialah sinar matahari. Kekurangan vitamin ini menimbulkan penyakit rakhitis, keterlambatan pertumbuhan gigi, kaki bengkok, perut menonjol ke luar, dan lemah. Rata-rata kebutuhan setiap hari bagi bayi ialah dari 500 sampai 1000 unit, dan bagi orang dewasa dari 500 sampai 600 unit.

Di samping terdapat pada sinar matahari vitamin ini ditemukan terutama di dalam :

Lima tetes viosteol di dalam minyak mengandung kira-kira 800 unit.

Satu ons kuning telur mengandung kira-kira 50 - 100 unit.

Satu ons mentega mengandung kira-kira 25 unit.

Vitamin ini digunakan untuk menghindari kerapuhan tulang (rickets) dan penyakit-penyakit tulang lainnya, seperti halnya yang lunak (osteomalacia) dan tidak menyatu sesudah sesuatu keretakan, kekejangan anak-anak, dan penyakit tulang arthritis.

Para ilmuwan dan para spesialis anak, demikian pula para ahli kesehatan di seluruh dunia, menegaskan bahwa setiap bayi dan setiap anak yang bertumbuh harus dihadapkan kepada cahaya matahari yang langsung, sedapat mungkin pada setiap hari. Namun karena anak-anak tidak mungkin selalu dapat memperoleh cukup cahaya matahari di beberapa tempat di Amerika Serikat selama beberapa bulan dalam setahun, maka mereka dapat membutuhkan viostero atau persediaan-persediaan vitamin D dari bulan September sampai bulan Juni, dan seterusnya pada semua hari-hari lainnya

apabila mereka tidak memperoleh siraman sinar matahari yang langsung atas sebagian besar tubuh mereka secara terbuka.

Catatan-catatan kesehatan menunjukkan, bahwa angka bayi-bayi yang sakit dan bayi-bayi yang mulai meningkat pada permulaan musim dingin, yaitu karena pilek, bronchitis, pneumonia, dan influensa. Ini dapat disebab-an karena kekurangan cahaya matahari atau vitamin D.

Vitamin E ialah vitamin anti-sterilitas. Vitamin ini larut di dalam minyak, dan tidak terpengaruh oleh pemanasan atau pemasakan. Kekurangan vitamin ini akan menimbulkan keguguran yang biasa dan ketidak-suburan.

Suatu menu makanan biasa menyediakan semua vitamin E yang dibutuhkan tetapi dalam hal keguguran yang biasa dan berulangkali, maka suatu tambahan persediaan vitamin E mungkin diperlukan sekali, sekalipun rata-rata kebutuhan tidak diketahui.

Sumber-sumber vitamin E yang terbaik adalah :

minyak biji kapas,

minyak benih gandum,

minyak benih beras,

biji gandum utuh,

sayur-sayuran berdaun.

Sumber vitamin E lainnya :

Susu

Minyak sayur

Havermut

Kuning telur

Jagung

Kacang polong

Vitamin K, vitamin pembekuan, membentuk prothrombin, yang penting bagi proses pembekuan darah. Rata-rata kebutuhan setiap hari tidak diketahui.

Vitamin ini ditemukan di dalam :

bayam dan sayur-sayuran berdaun lainnya

Alfalfa

Kol

Tomat

Minyak kedelai

Biji-bijian

Vitamin ini mencegah pendarahan pada bayi-bayi yang baru lahir dan dalam hal penyakit kuning dan penyakit-penyakit lainnya dari hati (liver) dan usus, sekalipun ia tidak ditemukan bermanfaat pada ganguan pendarahan (hemophilia) dan menstruasi yang berlebihan (menorhagia).

Bahan-bahan sejenis vitamin lainnya yang telah diselidiki sebagian dan yang telah digambarkan meliputi yang berikut ini:

Vitamin K, dari sari rumput biru, yang tampaknya menimbulkan pertumbuhan yang cepat.

Vitamin P, atau sitrin adalah berguna pada sejenis penyakit kulit (purpura) dan beberapa bentuk pendarahan, dan diperoleh dari kulit jeruk.

Vitamin F, dari asam lemak, tampaknya memajukan pertumbuhan. 

MAKANAN-MAKANAN ASAM DAN ALKALI

Jika jaringan-jaringan dan cairan-cairan tubuh menjadi kurang bersifat alkali, maka sejumlah makanan-makanan alkali yang lebih besar diperlukan.

Sungguhpun buah cranberry, buah prem yang dikeringkan, dan buah prem menghasilkan suatu debu alkali, sekaliannya itu meningkatkan keasaman air seni. Sebaliknya, sungguhpun lemon dan jeruk adalah asam, percernaan merubah semuanya itu menjadi alkali dan gantinya menjadi pembentuk asam, mereka akan menjadi pembentuk alkali.

Makanan-makanan Pembentuk Basa (Alkali)

Alfalfa bubuk,                                            alfalfa tablet

Teh Alfalfa mint                                         badam/ ketapang

Selai biji badam/ketapang

Apel

Apricot

Apricot yang dikeringkan

Artichokes  

Alpukat

Pisang matang pohon           

Pisang kering

Kacang lima (warnanya putih)

Kacang panjang

Buncis putih

Kacang merah           

Bit

Sari bit

Daun bit

Blackberries (beri hitam)

Sari buah blackberry (beri hitam)

Blueberries

Sari buah blueberry

Brokoli

Kaldu kalium

Kaldu sayur   

Lemak susu

Kol merah

Kol putih

Anggur

sari anggur

Air sari pati wortel

Sari jeruk besar (jeruk bali)

Sari wortel

seledri

sari buah                                

akar seledri

seledri bubuk

ceri

sari buah ceri

chicory

kelapa

santan kelapa bubuk

 

produk dari kelapa

kranberi

ketimun

kismis

kismis kering

dandelion

kurma kering

terong

endive (andewi)

buah ara

buah ara Smyrna

buah ara kering

bawang putih

sari bawang putih

bawang putih bubuk

susu kambing

produk susu kambing

Melon                         

Wortel mentah          

jeruk besar (jeruk bali)

seluruh jenis madu murni

Kembang kol

huckleberries (beri biru)

sari seledri                 

sari sayuran

 

kailan 

ganggang laut           

kohlrabi (sejenis kubis)

bawang perai

jeruk lemon

sari jeruk lemon

selada 

jeruk nipis

sari jeruk nipis

logan beri

sari logan beri

susu

muskmelon (jenis melon)

okra

okra bubuk

buah zaitun matang 

minyak zaitun           

bawang Bombay  

sari bawang   

bawang bubuk          

jeruk matang pohon

sari jeruk

oyster plant                           

peterseli

sari peterseli

peterseli bubuk

wortel putih  

persik 

persik kering

pir

pir kering

kacang polong segar 

paprika

daun mint

kesemek

nenas

sari nenas

prem

ubi jalar

kentang

plum kering

labu kuning

lobak

kismis kering

raspberries (framboisyen)

beras diputihkan

romaine (sejenis sawi putih)

rhubarb (sejenis kelembak)

rutabagas (sejenis bengkoang)

savory

sorrel

kacang kedelai

susu kedelai bubuk

                                   

minyak kedelai

seluruh produk kacang kedelai

 

bayam

sari bayam

bayam bubuk

tauge

hubbard squash (sejenis labu)

summer squash (labu tropis)

stroberi

sari stroberi

daun stroberi

swiss chard (bit swiss)

pengganti daun teh

tomat 

sari tomat

lobak  

pucuk lobak

sari sayuran

selada air

selada air bubuk

semangka

gandum

Makanan-makanan Pembentuk Asam

Jelai

Kacang putih

Kacang mete

Sereal 

Kastanye

Jagung

Beras jagung

Krim keju

Krekers/gabin           

Krim gandum

Telur  

Tepung gandum hitam

Tepung gandum utuh          

 

Tepung gluten           

Grapenuts

Miju-miju

Makroni

Tepung jagung

roti

permen

jali-jali, gandum hitam

havermut

kacang tanah

selai kacang

kacang pikan

beras coklat

beras diputihkan

nasi

asinan kol

sari asinan kol

spaghetti                                

Gula mentah 

gula putih

sirup

tapioca

kenari

roti kering

LEBIH BAIK MENGIKUTI SEMUA HUKUM ALLAH 

Setiap perkara dalam ciptaan Allah adalah kanan atau kiri, timur atau barat, utara atau selatan, positip atau negatip. Sebagian makanan adalah asam-asaman, yang lainnya adalah alkali. Maka sebab itu, karena

secara praktis yang satu adalah tak berguna tanpa yang lainnya, maka perlu agar pencari kesehatan memanfaatkan kedua-duanya bagi dirinya. Perimbangan makanan yang benar dapat diukur dari kenyataan, bahwa persentase yang lebih besar dari hasil kebun adalah bersifat alkali. Juga adalah jelas untuk diperhatikan, bahwa makanan-makanan yang harus membentuk 80 % dari menu terutama adalah yang bersifat alkali, sedangkan makanan-makanan yang harus membentuk 20 % dari menu terutama adalah pembentuk asam. Jadi, jelaslah kebenarannya : Makanan-makanan yang mengandung alkali hendaknya digunakan lebih leluasa daripada makanan-makanan pembentuk asam. (Lihat daftar pada halaman sebelumnya). Prinsip yang sama inipun menguasai jumlah semua mineral yang dibutuhkan. Sebagai contoh, dalam perbandingan dengan emas, baja adalah sangat murah dan melimpah, tetapi alangkah bahaya keberadaannya bumi ini sekiranya baja adalah sama mahalnya dan jarangnya seperti halnya emas, bukan? 

MAKANAN DAN MASAKAN 

Dalam mempersiapkan menu-menu makanan orang hendaknya ingat, bahwa banyak variasi sayur-sayuran pada waktu ini telah disemprot untuk melawan hama tanaman, dan karena itulah semuanya itu harus dibersihkan dengan sangat hati-hati.

Manfaatkanlah selalu air dalam mana sayur-sayuran dan buah-buahan dimasak; ia itu mengandung banyak mineral-mineral yang berharga. Juga hendaklah diingat, bahwa sayur-sayuran yang layu dan terlalu lama dimasak telah kehilangan mutu makanannya. Makin segar sayuran itu, maka lebih baik --- suatu alasan yang benar mengapa setiap keluarga hendaknya menanami kebunnya

sendiri untuk menghasilkan. Pekarangan-pekarangan belakang merupakan tempat-tempat berkebun yang baik, maka jika tidak ada pekarangan belakang, suatu kebun yang ditata baik di pekarangan depan dengan sedikit kembang-kembang di sana-sini akan menghasilkan lebih baik bagi rumah tangga daripada padang rumput yang indah.

 Perlunya usaha yang khusus dalam memelihara dan memanfaatkan nilai makanan yang terdapat di dalam sayur-sayuran segar sudah dikenal secara luas. Perhatikanlah sebagai contoh suatu kutipan dari majalah Readers’ Digest, May, 1942 berikut ini :

“Sewaktu mereka datang dari kebun, sayur-sayuran itu mengandung segala perkara yang dibutuhkan untuk menunjang kehidupan manusia dalam kesehatan yang hebat. Beribu-ribu orang hidup oleh sayur-sayuran dan bukan oleh lainnya. Apapun yang lainnya yang engkau sukai dalam menumu, jika engkau adalah orang biasa pada umumnya, kesehatanmu akan bermanfaat jika engkau memakan lebih banyak sayur-sayuran”.

“Banyak ibu rumah tangga membeli dan menyajikan sayur-sayuran yang limpah --- tetapi tetap memiliki keluarga-keluarga yang kurang bergizi. Berjuta-juta orang Amerika mampu mendapatkan kelimpahan makanan yang baik, tetapi mereka sesungguhnya berada dalam kekurangan gizi, dan karena sebab itulah mereka senantiasa berada di bawah ukuran kesehatan. Sebagian rumah tangga-rumah tangga yang mampu menyajikan suatu menu yang kurang memuaskan dalam arti kebutuhan kekuatan fisik daripada menunya seorang kuli pekerja China. Mengapa?”

“Para ilmuwan menyebutkan satu alasannya ialah, bahwa dalam hampir setiap rumah tangga makanan dipersiapkan dan dimasak dalam cara yang menyingkirkan 70 sampai 80 % mineral-mineral dan vitamin-vitaminnya yang terpenting”.

“Ambillah sebagai contoh, kentang. Setiap ibu rumah tangga mengupasnya, memotongnya, menutupinya dengan air, memasaknya sampai mendidih, kemudian menumbuknya

sampai lunak. Marilah kita lihat apa yang terjadi dari proses ini. Mengupas sesuatu sayuran bawah tanah akan membuang banyak garam-garam mineralnya. Merebus sampai mendidih menyingkirkan hampir separuh dari kalsium dan fosfor yang dapat digunakan, yang sangat perlu bagi pembangunan tulang-tulang dan gigi-gigi yang sehat, dan menyingkirkan sepertiga dari zat besinya, yang perlu bagi pembentukan darah merah dan menangkal anemia (kekurangan darah). Melumatkan kentang menghadapkan lumatannya ke udara, sehingga sebagian besar vitamin-vitaminnya yang belum lenyap oleh pengupasan dan perebusan itu teroksidasi. Keluarga tersebut mungkin lebih baik disajikan hidangan pasta”.

“Makanan dapat dimasak tanpa banyak kehilangan vitamin-vitamin dan mineral-mineral. Maka makanan yang dimasak dengan benar bukan saja akan lebih bergizi tetapi bahkan lebih lezat, karena garam-garam mineral dan gula-gula sayuran tetap masih ada. Engkau tidak akan banyak kesulitan menghadapi anggota keluargamu yang tidak menyukai sayur-sayuran. Adalah tidak mungkin bagi setiap keluarga untuk selalu menyediakan menu yang ideal, namun mungkin saja untuk mengambil sari gizi yang maksimal dari apa saja yang dapat engkau sajikan”.

“Banyak dari pengetahuan kita tentang bagaimana cara memasak yang tidak semestinya telah merusak mineral-mineral dan vitamin-vitamin, adalah berasal dari eksperimen-eksperimen yang dibuat beberapa tahun lalu oleh W.H. Peterson dan C.A. Hoppert di Universitas Wisconsin. Para ilmuwan ini telah mencampur masing-masing sayuran sebanyak 14 kg, untuk mempersamakan perbedaan-perbedaan yang ada di dalam setiap tanaman. Beberapa bagian direbus, sebagian dengan secukup air menutupi sampai ke permukaannya, yang lainnya dengan air sebanyak dua kali lipat banyaknya. Contoh yang lainnya dikukus. Selain itu yang lainnya lagi

diolah di dalam sebuah alat pemasak bertekanan tinggi. Kemudian para ilmuwan itu menganalisa setiap hasil untuk mengetahui kandungan unsur kimiawinya lalu membandingkan dengan yang ada pada sayuran yang mentah”.

“Kerusakan terbesar terhadap unsur-unsur gizi, yaitu telah ditemukan, adalah disebabkan oleh perebusan. Kebanyakan mineral yang bermanfaat bagi tubuh manusia adalah larut di dalam air, dengan demikian air yang mendidih menyingkirkan mineral-mineral itu. Makin lama direbus, dan makin banyak air digunakan, maka makin buruk hasilnya. Hal yang sama inipun terjadi terhadap vitamin-vitamin; unsur-unsur kimiawi ini rusak oleh suhu yang panas. Tidak heran jika para ahli gizi mengatakan, bahwa jika engkau merebus sayuranmu, maka lebih baik engkau membuang saja sayuran itu, lalu meminum air rebusannya!”

Jangan memotong, menghancurkan, atau mengupas sayuran segar atau buah-buahan sebelum engkau benar-benar siap untuk menyajikannya atau memasaknya; oksigen membinasakan sebagian unsur-unsur gizi. Makanan-makanan yang dibekukan hendaklah disiapkan untuk dimasak selagi masih beku. Jika digunakan mentah, maka sekaliannya itu harus dimakan segera sesudah mencair.

Sayur-sayuran yang berdaun harus dicuci sepenuhnya di dalam air garam sebelum dipotong-potong, sehingga terbuang semua hama dan untuk menghindari hilangnya mutu makanan karena mengering. Makin segar sesuatu hasil makin kaya mutu makanannya.

Sedapat mungkin, masaklah buah-buahan dan sayur-sayuran berikut kulit-kulitnya. Sekiranya engkau harus mengupasnya, maka lakukanlah itu sesudah dimasak. Jangan sekali membuang air dimana sayur-sayuran atau kulit-kulitnya dimasak. Manfaatkanlah air itu

sebagai kuah, sup, atau rebusan. Ingatlah selalu, bahwa apabila engkau membuang mutu makanan, engkau juga membuang kesehatanmu dan uangmu. Dengan demikian, sekalipun tubuhmu menjadi makin lemah, bebanmu untuk membangun suatu kehidupan akan menjadi makin berat.

Menggoreng makanan hanya apabila tidak ada lagi cara lain dapat dilakukan. Jangan sekali menambahkan soda.

Hindarilah menggunakan gula putih dan manisan-manisan hasil pabrik. Sebagai gantinya gunakanlah gula mentah atau manisan-manisan alamiah.

Daripada meminum kopi, teh, coklat, cocoa, atau minuman-minuman ringan, lebih baik meminum susu, kopi tiruan, susu bubuk beragi (malted milk) yang panas maupun dingin, dan sari-sari buah --- betapa nikmatnya!

Jangan sekali makanan kaleng menggantikan tempatnya makanan-makanan segar. Sekiranya engkau harus menggunakan makanan kaleng, maka gunakanlah sesekali saja bersama-sama dengan makanan-makanan segar, terutama dalam musim apabila makanan-makanan segar banyak tersedia. Makanan-makanan yang diawetkan ialah makanan-makanan musim dingin. Kebanyakan makanan-makanan yang dipersiapkan secara komersial adalah tidak sepenuhnya sehat seperti halnya makanan-makanan yang disiapkan di rumah.

Tepung halus (hasil saringan pada kain halus) jangan sering digunakan atau jangan digunakan sama sekali. Hendaklah pembakaranmu menggunakan tepung utuh, terkecuali dalam hal-hal yang khusus apabila dokter menganjurkan sebaliknya. Cuka, mustards (rempah-rempah yang pedas), dan condiment (bumbu-bumbu penyedap) jangan dimakan. Jangan membiarkan susu terbuka di matahari -- lindungi terhadap kerusakan vitamin-vitaminnya. 

Larangan dan Anjuran-Anjuran Khusus 

Bagaimanapun juga gosoklah gigimu sesudah makan, pastikan untuk membuang semua sisa-sisa

makanan, terutama dari semua pucuk gigi-gigi belakangmu. Sisa-sisa makanan di antara gigi-gigi akan menjadi fermentasi dalam kira-kira empat jam, dan fermentasi itu akan memecahkan lapisan gigi (email), mengakibatkan gigi berlobang dan menimbulkan sakit gigi. Gigi-gigi palsu adalah mahal dan tidak lebih memuaskan daripada kaki-kaki kayu. Lebih baik peliharakanlah gigi-gigimu sendiri. Pasta gigi menghaluskan gusi dan membuat gigi mudah terkena sakit gusi; lebih baik menggunakan pasta gigi bubuk. Mencuci mulut dengan air garam menguatkan gusi dan membunuh bakteri, sambil memperpanjang umur gigi. Karena sikat gigi tercemar dengan kuman-kuman penyakit gusi, maka semuanya itu harus dimasukkan di dalam air garam atau ditaruh di bawah sinar matahari.

Berkawanlah dengan orang-orang. Gembiralah selalu dan tenanglah pada segala waktu. Ingatlah, bahwa “hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang-tulang”. Amsal 17 : 22. Ketakutan, marah, tanggungan-tanggungan berat dan kegelisahan, meningkatkan volume cairan lambung (gastric secretion), menimbulkan asam lambung dan bisul-bisul pada lambung.

“Sangat erat hubungan antara pikiran dan tubuh. Apabila yang satu terpengaruh, maka yang lainnya ikut merasakannya. Kondisi pikiran mempengaruhi kesehatan jauh lebih besar daripada yang disangka orang. Banyak dari penyakit-penyakit yang diderita manusia adalah akibat dari depresi mental. Kesedihan, kegelisahan, ketidak-puasan, penyesalan, perasaan bersalah, ketidak-percayaan, semuanya cenderung menghancurkan kemampuan-kemampuan hidup, dan mengundang kehancuran dan kematian ....... Keberanian, harapan, percaya, simpati, kasih sayang, semuanya meningkatkan kesehatan dan memperpanjang hidup. Suatu pikiran yang gembira, semangat yang hidup, ialah kesehatan bagi

tubuh dan kekuatan bagi jiwa”. Ministry of Healing, p. 241.

“Sebab itu, janganlah kamu khawatir dengan mengatakan, Apakah yang akan kami makan? atau, Apakah yang akan kami minum? atau, Apakah yang akan kami pakai? (Karena terhadap segala perkara inilah yang dikejar oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah). Karena Bapa samawimu tahu, bahwa engkau memang membutuhkan segala perkara ini. Tetapi carilah dahulu olehmu kerajaan Allah dan kebenaran-Nya; maka semua perkara ini akan dipertambahkan kepadamu. Oleh sebab itu, janganlah khawatir akan hari esok, karena hari esok itu akan memikirkan perkara-perkaranya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari”. Matius 6 : 31 - 34.

Ketahuilah bahwa kesehatanmu ialah kekayaanmu; bahwa tanpa kesehatan semua yang lainnya akan lenyap; dan bahwa engkau hidup, bergerak, dan memiliki kehadiranmu untuk menyelesaikan semua tugasmu setiap hari, secara efisien, dan tepat waktunya. Pekerjaan meningkatkan kesehatan dan mendatangkan kebahagiaan. Jika sesuatu pohon tidak berbuah, maka pemiliknya akan menebangnya, dan jika seorang manusia tidak menghasilkan sewaktu ia seharusnya menghasilkan, maka apakah manfaatnya orang itu? Tuhan tidak memperdulikan untuk memeliharakan sesuatu pohon yang mandul : “Maka sewaktu IA melihat sesuatu pohon ara pada jalan itu, datanglah IA kepadanya, tetapi tidak ditemuinya apa-apa pada pohon itu, terkecuali daun-daun belaka, maka kata-Nya kepadanya : Mulai sekarang dan seterusnya, jangan lagi bertumbuh buah padamu. Maka tak lama kemudian layulah pohon ara itu”. Matius 21 : 19.

IA membicarakan juga perumpamaan ini : “Ada seseorang memiliki suatu pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya; maka ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi tidak didapatinya satupun. Kemudian katanya kepada pengurus kebun anggurnya, Tengok, sudah tiga tahun ini Aku

datang mencari buah pada pohon ara ini, tetapi tidak menemukan sebuah pun; tebanglah dia; mengapakah ia menghalangi tanah ini? Lalu jawab orang itu kepadanya, Tuan, biarkanlah dia hidup tahun ini lagi, aku akan menggali tanah sekelilingnya dan memupuknya; maka jika ia berbuah, baiklah; tetapi jika tidak, maka setelah itu hendaklah engkau menebangnya”. Lukas 13 : 6 - 9.

“Enam hari lamanya (dari setiap minggu) hendaklah engkau bekerja dan melaksanakan semua tugasmu”. Keluaran 20 : 9. “Dalam peluh dari wajahmu engkau akan memakan rotimu”. Kejadian 3 : 19.

Memang setiap perkara dalam ciptaan Allah mengusahakan hidupnya sendiri; burung-burung bahkan memulainya semenjak dari hari mereka meninggalkan sarangnya, tetapipun mereka tidak pernah khawatir. Hanya manusia yang pernah berusaha untuk memperbudak, untuk mengusahakan hidup dari jerih payah orang lain --- mahluk yang tercerdas itu telah menjadi yang terkejam. Hendaklah setiap orang Kristen yang mampu menghasilkan cukup untuk menghidupkan dirinya sendiri dan juga untuk membantu orang-orang yang tidak mampu.

Lagi pula, adalah meragukan, apakah setiap orang yang gagal menyelesaikan dengan baik, tugasnya pada waktunya akan dapat membuat dirinya pantas bagi Kerajaan itu dan sesuai rencana apabila kereta yang bernyala-nyala itu bertolak, dan umat kesucian kelak menyerukan, “Gloria! Halleluya!” 

TIDAK PERLU TETAP LAPAR DAN TIDAK BERDAYA 

Ada banyak orang yang apabila juru masak sekalipun karena berbagai alasan yang benar gagal mempersiapkan suatu hidangan bagi mereka untuk duduk makan

sampai kenyang, maka mereka menjadi bingung lalu akan tetap tinggal lapar sampai sore daripada mencarikan makanannya sendiri. Untuk hal ini tidak ada maaf sekiranya seseorang di rumah atau berada dekat dengan sesuatu kedai makanan.

Hidangan yang kadang-kadang, dan yang baik untuk itu, dapat dengan cepat dihidangkan di atas meja, siap untuk dinikmati oleh setiap orang yang membutuhkan sesuatu hidangan. Setiap rumah tangga sebenarnya setiap hari dalam setahun mempunyai di dalam lemarinya tumpukan bahan-bahan makanan seperti roti, sereal yang siap dimasak, buah-buah kering, dan seringkali juga buah-buahan segar, madu, telur, susu, dan terutama bahan-bahan makanan kaleng yang hanya bila perlu dapat dibuka lalu disajikan di meja.

Benar, setiap anggota keluarga, bahkan juga anak-anak dalam keadaan darurat dapat dengan cepat memilih sendiri bahan makanannya yang sudah tersedia di dalam rumah, dan dapat tanpa mengganggu orang lain ataupun dirinya sendiri duduk menghadapi hidangan yang enak maupun bergizi. Sepotong roti atau sepiring havermut siap saji, sedikit madu atau selai, dan segelas susu, sebuah jeruk atau apel, sedikit kismis atau prem kering atau yang sejenisnya, akan membentuk suatu hidangan yang terbaik, dan jauh lebih sehat daripada yang ditemukan di rumah rata-rata orang Amerika, bahkan juga di rumah orang-orang yang mempekerjakan juru-juru masak. Dengan keuntungan tambahan yang dengan hanya kira-kira lima menit untuk mendapatkan suatu hidangan yang sedemikian secara bersamaan, tidak akan ada kesulitan.

Apabila engkau temukan bahwa karena sesuatu hal hidanganmu tidak disiapkan sesuai yang engkau kehendaki, maka

tanganilah sendiri bagaikan seseorang yang mengerti akan urusannya, daripada bertindak seperti seorang yang tak berdaya, atau bagaikan seekor burung selagi masih di dalam sarangnya, atau bahkan bagaikan seekor anak kucing sebelum matanya terbuka.

Kemudian untuk mengakhiri semuanya ini, maka segera setelah engkau menjalaninya, cucilah piring-piringmu sendiri. Engkau tidak akan terlalu repot, karena ia itu hanya sebentar saja. Dengan demikian engkau akan meringankan beban berat dari anggota-anggota keluarga lainnya, dan akan membahagiakan dirimu sendiri maupun orang-orang lain, dan juga menertibkan ruang makan dan dapur tanpa ada yang berserakan di sana-sini mengganggu pemandangan rumah dan keluarga. Para pembantu rumah tanggapun akan merasa sangat bermanfaat dengan cara ini --- piring-piring akan mudah tercuci, dapur dan ruang makan, bahkan seluruh rumah, akan terlihat rapi pada segala waktu, sehingga tidak perlu lagi memikirkan piring-piring atau terganggu ketenanganmu, atau barangkali terganggu untuk berhenti sementara mengerjakan pekerjaan lain pada hari itu, dengan membersihkan piring-piring untuk digunakan siang atau malam. Setiap orang akan menemukan ini menjadi keteraturan, menyenangkan, dan banyak menghemat waktu.

Lagi pula, apabila engkau berada di luar rumah, jika tidak ada restoran terdekat yang cocok yang dapat dengan menyenangkan untuk berlangganan makanan, maka pada toko makanan yang baik engkau dapat menemukan hampir semua yang menyenangkan seperti yang terdapat di dalam lemari rumah, yaitu berbagai macam makanan yang dapat engkau nikmati pada hidanganmu. Hidangan yang sedemikian ini

bagimu akan cukup bergizi, enak, lebih murah, dan lebih cocok bagi kebutuhan tubuhmu.

Pada mulanya mungkin tampak kurang menyenangkan, tetapi bila ini dilakukan berulangkali, maka engkau tidak akan pernah lagi kembali kepada jalanmu yang lama untuk mencoba mencarikan sesuatu untuk dimakan dari restoran yang satu ke restoran lainnya. Mobilmu dapat dibuat menjadi ruang makanmu yang baik jika tidak ada lagi tempat lain untuk duduk. Engkau tidak perlu membawa piring dari rumah, atau bingung siapa yang akan mencucinya. Engkau dapat membeli piring-piring fiber di toko, dan setelah selesai memakainya engkau dengan mudah dapat membuangnya bersama-sama dengan sampah lainnya. Dengan demikian engkau mendapatkan berbagai kemudahan, segampang yang dibutuhkan, sebersih yang diinginkan, dan semurah seperti di rumah.

Kini kami menyebutkan sebagian kecil bahan makanan yang dapat ditemukan pada hampir setiap toko makanan sepanjang tahun, dan yang cukup bergizi dan enak bagi makanan di luar rumah selama perjalanan.

Roti atau kue yang berisi kismis, keju lembut, susu segar atau susu kaleng, dadih, buah-buahan kering atau segar, di samping suatu pilihan besar bahan-bahan kaleng yang tidak perlu dipanaskan. Kemudian juga, engkau dapat menemukan berbagai jenis sari buah, dan sesuai musimnya terdapat buah-buahan beri, melon, anggur, tomat, paprika, bawang merah, peterseli, selada, dan banyak lagi bahan-bahan lainnya yang baik yang perlu dimasak. Dengan semuanya ini engkau dapat duduk di bawah bagaikan seorang raja sambil berpiknik.

RESEP-RESEP MASAKAN 

Istilah singkatan yang digunakan:

c –        cangkir                                                   btr –     butir                                         sejumput

Gls –    gelas belimbing (240 ml)                      sm –     sendok makan                        ruas

Gr –     gram                                                       sdt –    sendok teh                               siung

Ml –     milliliter                                                  l –        liter

L –       liter                                                         lbr –     lembar 

SALAD KOL LOBAK

175 gr     lobak                                                   80 gr    kacang tanah kupas

175 gr     kol                                                       garam untuk penyedap

  19 gr     bawang bombay

Iris tipis lobak dan masukkan kol yang sudah dicincang, kemudian campurkan seluruh bahan, hidangkan di atas lembar daun selada bokor dengan diberikan mayonais atau dengan bumbu saos lainnya. Hidangkan 4 bagian. 

SALAD WORTEL

350 gr     wortel parut   `                                                ½ sm   sari bawang bombay

3 btr       telur rebus matang                                          1 sm    sari jeruk nipis

1 buah    paprika dicincang halus                                   ½ sdt   garam

110 gr     mayonaise

Pada parutan wortel tambahkan sari bawang Bombay, telur cincang, sari jeruk nipis, paprika dan garam.

(Dapat ditambahkan kapri jika diinginkan). Campur seluruh bahan dengan mayonaise, sisakan sedikit untuk bagian atas, atur sedemikian rupa agar menarik dan terakhir hias dengan daun peterseli. Hidangkan 6 bagian.

SAOS SALAD PROTEIN

2 btr       telur direbus matang                                       1 sm    minyak sayur

1 sm       madu                                                               1 sm    sari jeruk nipis

Sedikit garam                                                                1 sm    selai kacang (pindakas) lebih baik yang mentah

Lumatkan kuning telur hingga rata dan menjadi seperti bubur, setelah itu campurkan seluruh bahan. Ini dapat membuat 73 gr saos salad. Irisian tipis dari putih telur dapat menghiasi saos salad ini. 

SUP SAYURAN YANG BERGIZI

1 btr kentang ukuran sedang                           60 gr seledri cincang

40 gr beras                                                        1 siung bawang Bombay ukuran kecil

110 gr tepung gluten                                        1 gls bubur kacang polong

2 btr telur                                                          sejumput daun mint

1 sm minyak nabati                                          garam

 

Iris kentang dan seledri, atau masukkan ke dalam penggilingan sisihkan. Ratakan dengan air, kemudian tambahkan dua cangkir air, lalu didihkan dan bumbui dengan garam dan daun mint. Setelah itu masukkan beras dan aduk perlahan-lahan dan biarkan dia sampai mendidih, dan masak selama 30 menit. Setelah mendidih masukkan telur dan tepung gluten tadi bersama-sama, kemudian aduk dengan garpu. Panaskan minyak nabati di dalam wajan, dan tambahkan seluruh campuran tadi di kedalam wajan, lalu setelah mengental masukkanlah sayuran yang mendidih tadi. Didihkan selama 30 menit dengan api kecil, kemudian hidangkan panas-panas. Hidangkan 8 bagian. (Untuk gluten lihatlah resep di bawah ini “Irisan Gluten Yang Bergizi”) 

B – PLEX

(Dapat digunakan dalam saos dan hidangan lainnya). 

12 iris roti panggang garing dan coklat tua                               113 gr  ragi

2 sm sari tomat                                                                          ¼ sdt   bubuk bawang asin

4 sm kecap                                                                                  ¼ sdt   bubuk seledri asin

1000 ml air 

Taruhlah 12 irisan roti panggang ke dalam

1920 ml air. Rebus hingga airnya menjadi gelap. Setelah itu saringlah dan rebus terus hingga berangsur-angsur menjadi kental seperti sirup.

Tambahkan sirup ini pada bahan-bahan yang ada dan cairkan. Masak dalam panci tebal hingga kental dan berwarna seperti kopi. Simpanlah di dalam toples dan taruhlah di tempat sejuk. 

IRISAN GLUTEN YANG BERGIZI

2,3 kg     tepung terigu utuh                          2880 ml air dingin

2 sm       B – plex                                            6 sm    kecap

1 siung   bawang Bombay                              1 sm    garam 

Masukkan air dingin sedikit demi sedikit ke dalam terigu, campurkan hingga membentuk gumpalan adonan yang halus. Uleni hingga kalis, rendam dengan air dingin, biarkanlah sekitar 30 menit. Buanglah air rendaman tadi dan ganti dengan air yang hangat, lalu mulailah menguleni adonan tadi, jika air sudah menjadi seperti susu, buang airnya dan tambahkan air yang bersih, teruskan proses itu sampai tepungnya hilang, -- sehingga air menjadi bersih. (Penting sekali menghilangkan tepung dari adonan tersebut). Kemudian yang tersisah hanyalah gumpalan adonan tersebut. Kemudian tarik-tariklah dari satu sisi dan kemudian dari sisi yang lain sampai setipis kulit pastei. Selanjutnya letakkan di atas papan yang ditaburi dengan tepung dan taburkan setengahnya dengan irisan wortel kasar, lalu lipat gluten tersebut dan usahakan hingga wortel berada di dalam adonan tersebut. Terakhir gluten dibentuk pipih dan iris sekitar tinggi 1cm dan lebar 8cm, sisihkan.

Dalam 1 liter air tambahkan B – plex, kecap, bawang cincang, dan garam. Masukkan potongan gluten tadi dan didihkan dengan api kecil selama 2 jam, tambahkan air jika diperlukan. Taruhlah dalam wadah kaca dan simpan di tempat yang dingin sampai siap untuk digunakan. Buatlah menjadi 24 potongan.

Pilihan yang lain bahwa wortel dapat digantikan dengan sayuran yang lainnya. 

ROTI SAYURAN

1 btr kentang mentah               2 siung            bawang bombay kecil

1 sdt garam                               sejumput daun sage

4 sm minyak sayur                    20 gr bubur havermut

121 gr tepung roti                     43 gr tepung kenari

2 btr telur (besar)                      1 st peterseli cincang

2 sm kecap atau B – plex 

Giling kentang dan bawang bersama-sama, masukkan garam dan sage, dan masak dengan api kecil ke dalam minyak hingga kecoklatan. Setelah itu campurkan ke dalam havermut, tepung roti, tepung kenari, telur, peterseli cincang, dan kecap. Bentuklah hingga menjadi roti dan berwarna coklat dalam oven yang panas, atau goreng dalam wajan dengan sedikit minyak.

Ini dapat dibuat menjadi ketul roti dan iris seperti sandwich (roti berlapis) atau hidangkan panas dengan saos tomat. Hidangkan 6 bagian.     

PAPRIKA ISI

8 buah paprika besar                114 gr bawang bombay cincang

1 klng saos tomat                      88 gr terong

2 st daun sage                           316 gr beras

88 gr wortel parut                     22 gr potongan okra

3 sm minyak                              20 gr peterseli cincang

60 gr beras jagung (dapat digunakan bila diinginkan)

   Garam

 

Masukkan seluruh bahan ke dalam mangkok dan aduk hingga rata. Cuci dan potong paprika (bagian atasnya) dengan hati-hati serta keluarkan seluruh bijinya dan masukkan bahan-bahan tadi ke dalam paprika tersebut, kemudian tutuplah ujungnya dengan letakkan terbalik. Lapisilah bagian ujung dari paprika dengan kol, asinan kol atau sayuran apa saja, taruhlah paprika isi ini di kukusan yang sudah dialas dengan kol. Tutup kukusan dan masak dengan api kecil hingga nasinya masak.

Bumbu yang sama dapat dibungkus di dalam daun kol atau daun brokoli, daun bit yang besar dan daun lobak cina atau daun anggur musim semi dan masak sama seperti paprika isi tadi. (Lemaskan daun tersebut di dalam air mendidih sebelum digunakan).

Untuk menambah rasa lezat, pakailah saos tomat atau lemak susu asam yang disiram di atas paprika sebelum dihidangkan. Hidangkan 8 bagian. 

MODEREN PILAF TURKI 

421 gr beras                               592 ml air dingin

118 ml minyak                          227 gr bawang Bombay cincang

1 sdt garam (sendok bulat)       227 gr seledri

3 sm kecap 

Cuci beras dengan bersih untuk menghilangkan zat tepung dari beras tersebut, dengan cara meremas-remas dengan tangan di dalam air, kemudian tiriskan. Ulangi proses ini lima atau enam kali (atau sampai airnya besih). Masukkan beras tersebut ke dalam kukusan, tambahkan air dingin yang telah diberikan

garam. Kukus selama 105 menit (1 ¾ jam). Ini adalah penting bahwa suatu penutup panci yang kedap udara digunakan, dan jangan dibuka selama 1 ¾ jam, sebab bila terbuka maka nasi tidak akan lunak.

Sebelum nasi matang, panaskan minyak dalam wajan, masukkan bawang, seledri, kecap dan garam secubit. Masak hingga warna kecoklatan. Aduk dengan hati-hati ¾ bahan ini ke dalam nasi dengan menggunakan garpu, aduk jangan sampai nasi menjadi bubur. Aturlah nasi seperti membuat tumpeng di atas piring yang besar, dan bagian atas dari nasi tumpeng itu berilah bawang atau seledri yang dimasak dengan sedikit air. Hidangkan 6 bagian. 

SAYURAN YANG DIMASAK DALAM SATU PANCI TANAH LIAT 

(Sup tomat, wortel yang diolesi margarine, okra panggang, kacang polong segar, bayam atau sayuran hijau, nasi dan saos atau kaldu sayur, kentang yang dilembutkan atau kentang panggang, bawang Bombay – seluruhnya di masak dalam panci tanah liat.

Caranya :

4 btng wortel segar                                   227 gr okra segar

303 gr kacang polong segar (ercis)          4 sm kentang

2 siung bawang Bombay                          500 gr bayam atau sayuran hijau

211 gr beras                                              161 ml bubur tomat 

Dalam satu panci yang dalam taruhlah potongan wortel. Setelah itu pada lapisan berikutnya berilah okra (utuh) lalu dilapisan berikutnya yaitu kacang polong segar (ercis). Pada bagian atas ini taruhlah kentang (seluruhnya), selanjutnya berilah bawang Bombay yang dibagi menjadi dua bagian, dan kemudian lapisan paling atas ditutupi dengan bayam atau sayuran hijau. Tutup sayuran tadi dengan air yang sudah digarami dan kemudian tambahkan 720 ml atau lebih air, juga tambahkan garam dan minyak. Rebus dengan api pelan. Lalu taruhlah beras di kain kasa, jangan lebih

dari 1/3 bagian, dan masukkan dalam panci. Masaklah hingga beras itu matang. (Jika kentang dikupas, rebuslah kentang kupasan tersebut, tiriskan, tuangkan airnya di atas sayuran tadi ke dalam air sayuran itu, atau masukkan ke dalam kain kasa dan biarkan kentang itu masak bersama dengan sayuran tersebut).

Keluarkan nasinya, kemudian perlahan-lahan angkat bawang bombay, kentang, bayam, wortel dan okra, dan taruhlah masing-masing pada piring yang terpisah. Tuangkan kaldu ke dalam panci, biarkan kacang polong tetap berada dalam panci. Masukkan bubur tomat ke dalam kaldu sayur dan kemudian hidangkan sebagai sup.

Untuk kacang polong itu tambahkan sedikit krim kemudian hidangkan. Nasi dapat dihidangkan dengan saos dan kentang panggang yang di haluskan atau diiris dan digoreng dengan sedikit minyak.

Tambahkan sedikit minyak ke dalam wortel. Okra dapat digulung dalam tepung roti dan dipanggang di oven.

Sementara bayam dapat dihidangkan dengan begitu saja. Berikan krim pada bawang Bombay. (Masing-masing dapat diberikan garam secukupnya untuk perasa). 

OKRA KRISPI

Potong okra memanjang, dan taburkan garam. Kemudian dicelupkan di dalam kocokan telur, lalu gulung di tepung roti. Basahkan dengan minyak, dan pangganglah dalam oven dengan panas sedang sampai berwarna coklat dan empuk. Hidangkan dengan krim atau saos tomat. 

SAYURAN BERKUAH

1 buah paprika hijau (iris memanjang)                       175 gr sayuran masak (kecuali tomat)

½ suing bawang Bombay cincang                   5 sm minyak

2 sm terigu                                                         118 ml susu cair        

1 sdt garam                                                       1 btr telur

20 gr roti potong dadu                                     44 gr remah krekers yang diberi minyak 

Campurkan paprika, bawang Bombay, dan minyak dan masak lima menit, sambil diaduk. Campurkan tepung dan garam, dan masukkan ke dalam campuran tadi. Berikutnya, masukkan susu sedikit demi sedikit, sambil tetap diaduk, sampai mendidih. Kemudian tambahkan sayuran, telur dan roti (di potong dadu sekitar 1 cm, dan kemudian di goreng dengan 1 sm minyak). Akhirnya, taruhlah campuran tersebut pada piring anti panas yang sudah diolesi minyak, untuk bagian atasnya tutup dengan remah krekers, dan bakar di oven yang panas hingga kecoklatan. Hidangkan 6 bagian. 

PAI SAYURAN PANGGANG 

2 btr telur                                                           1 st      garam

237 ml susu cair                                                            2 sm    minyak

1 siung bawang Bombay cincang halus                      2 ikat   bayam segar (atau sayuran yang lain)

161 gr nasi 

Kocok telur, garam dan susu bersama-sama. Masukkan bawang bombay dan minyak dalam wajan lalu dimasak sambil ditutup dengan api kecil, selanjutnya campur dengan seluruh bahan yang lainnya. Pada cetakan kue dari kaleng bagian bawah, taruhlah kulit pai. Setelah itu taruhlah pai itu dengan isinya setebal 2,5 cm, lalu tutuplah dengan lembar kulit pai lagi. (Basahilah pinggir dari kulit pai bagian bawah sebelum menutupnya pada bagian atas). Janganlah melobangi kulit pai bagian atas, karena itu

dapat menahan seluruh uap sedapat mungkin. Untuk memulai membakar, tutuplah dengan kaleng yang lainnya dan bakarlah dalam oven dengan api sedang selama dua puluh menit. Setelah itu bukalah tutupnya, hancurkan gelembung-gelembung uap dengan garpu, dan panggang kembali sampai kulitnya coklat muda. Sajikan panas-panas. Hidangkan 4 – 6 bagian.

Sayuran hijau lainnya, atau bahkan labu kuning, dapat menggantikan bayam. Atau dapat juga digantikan dengan nasi, telur, minyak, peterseli, dan garam untuk perasa. (Kira-kira dapat dimasak dengan kombinasi yang terakhir). 

ROTI GANDUM UTUH 

71 gr ragi                                               57 gr mentega tiruan

170 gr gula pasir atau madu                57 gr garam

1656 ml air                                            2,3 kg tepung gandum utuh 

Campurkanlah ragi, mentega tiruan, gula (atau madu) dengan baik, serta garam dalam air. Campurlah dengan tepung dan remaslah dengan benar. (Campur sampai setengah kaku). Setelah itu biarkan dia mengembang dalam suhu yang setengah hangat, sampai menjadi dua kali besar adonan. Kempeskanlah kembali adonan tadi dengan cara menguleninya dan setelah itu biarkan dia mengembang lagi.  Ulangi kembali cara seperti itu sampai tiga kali. Bagi dalam 7 bagian yang sama, dan buatlah bulatan-bulatan. Setelah itu biarkan ia mengembang untuk yang keempat kalinya, dan bentuklah menjadi roti, dan biarkan mengembang 2,5 cm ke atas melewati cetakan roti. Masukkan di dalam oven dengan panas 163 0C. Setelah warnanya kecoklatan, keluarkan dari oven dan dinginkan sebelum di sajikan. Buat menjadi 7 ketul roti yang beratnya 454 gr.

ROTI JAGUNG EMPUK

681 gr beras jagung                              240 ml air mendidih

80 gr tepung terigu                               151 gr gula merah

473 ml air dingin                                   237 ml minyak

6 btr telur dipisahkan putih dan kuningnya               sejumput garam

Panaskan beras jagung dengan air mendidih tadi. Aduklah bersama-sama tepung, gula dan garam. Setelah itu aduk dengan air dingin dan minyak. Setelah tercampur, tuangkan ke dalam adonan beras jagung yang telah dipanaskan tadi, dan campurkan hingga merata.

Pisahkan kuning telur dan kocok putih telur tadi, kocok kuning telur dan kemudian campurlah dengan putih telurnya hingga menjadi kental sampai menjadi putih. Setelah itu campurkan dengan adonan pertama lalu gulung adonan tersebut menjadi roti. Pangganglah pada oven dengan panas sedang. Hidangkan 10 bagian. 

SERPIHAN GANDUM

130 gr tepung gandum utuh                            27 gr dedak

43 gr tepung kedelai                                         15 gr garam

48 gr gula pasir                                                 4 sm mentega tiruan

60 ml sirup gula 

Campurkan seluruh bahan yang kering, setelah itu masukkan mentega tiruan ke dalam campuran bahan kering itu, dan aduklah sirup gula ke dalam adonan. Tambahkan air secukupnya untuk membuat seluruh adonan tercampur baik. Aduk sedikit bila diperlukan. Penuhi wajan dengan adonan, panggang perlahan-lahan hingga keras. Taruhlah pada cetakan kue dan panggang dalam oven. 

KUE GULUNG MANIS

57 gr ragi                                               113 gr mentega tiruan

1 sm garam                                            267 gr gula pasir

3 btr telur                                               473 ml air

454 gr tepung terigu                             680 gr tepung gandum utuh

Larutkan ragi, mentega tiruan, garam, gula dan telur ke dalam air. Tambahkan terigu dan campur sehingga menjadi adonan yang lembut. Lalu remas-remas terus dan biarkan ia mengembang di dalam temperatur hangat dan ukurannya menjadi dua kali lipat. Aduk kembali agar mengembang sampai lembut dan ringan jika diangkat dengan jari. Aduk kembali untuk yang kedua kalinya, dan biarkan dia mengembang lagi, lalu kemudian potong menjadi tiga bagian. Gulung setiap bagiannya menjadi 1cm tebalnya. Oleskan minyak diatas adonan, setelah itu lumuri dengan gula pasir dan taburkan kayu manis. Gulung kuat-kuat seperti menggulung gulungan agar-agar. Potong gulungan setebal 1,5 cm dan taruhlah di wadah yang diminyaki yang tingginya 3 cm. bakar dalam oven 1490 c. setelah coklat, keluarkan dari oven dan balikkan kue biarkan sampai dingin. (Akan menjadi 4 lusin gulungan kecil). 

(Catatan):  Sejak buku kesehatan ini ditulis, banyak informasi yang diberikan berhubungan dengan bahaya dari pengaruh minyak, mentega tiruan, dan gula. Kita diperingatkan untuk: “… Bacalah tulisan para penulis terbaik mengenai hal ini, dan patuhi dengan iman yang mana merupakan alasan diberitahukan kepadamu sebagai kebenaran.” Pelayan Injil, hal. 242. Oleh karena itu, kami ingin menyarankan kepada anda bahwa anda juga hendaknya menyingkirkan minyak-minyak, mentega tiruan, dan gula atau menggantikannya dengan sesuatu yang menyehatkan. Dalam membuat roti atau kue lapis, saus apel dapat digunakan untuk menggantikan

minyak atau mentega tiruan. Beberapa pemanis dapat digunakan untuk menggantikan gula, seperti madu, sirup kismis atau gula kurma. 

KUE BOLU SEDERHANA 

2 sm air panas                                       192 gr gula (kurang sedikit)

3 btr telur segar besar                           1 sm sari jeruk nipis

170 gr terigu                                          sejumput garam

½            kulit jeruk nipis yang diparut 

   Taruhlah air untuk dididihkan dengan sejumput garam. Kocok telur sampai warnanya terang dan tambahkan ke dalam air panas tadi. Kocok sampai kental, tambahkan gula dan penyedap. Sekali lagi aduk untuk beberapa menit, lalu gulung di atas tepung. Bolak balik tiap lapisan di dalam panci yang berminyak, dan panggang 25 menit dalam oven yang panasnya sedang.

   Resep yang sama dapat digunakan untuk kue mangkok (cupcake). Kismis dapat ditambahkan pada adonan bila diinginkan. Pada bagian atas berilah lapisan dari gula dan mentega.

* * *

Kesehatanmu hari ini adalah sebaik yang diharapkan, lebih dari yang ada di hari-hari kemarin, dan kesehatanmu besok akan menjadi lebih baik dari yang anda harapkan seperti hari ini.

Bukti adalah kenyataan, terserah apakah anda percaya atau tidak.

“Pujilah Tuhan, hai jiwaku : Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku. Pujilah Tuhan hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya : Dia yang mengampuni segala kesalahanmu; Dia yang menyembuhkan segala penyakitmu; Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur; Dia yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat; Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan; sehingga masa mudamu menjadi baru seperti burung rajawali”. Mazmur 103 : 1 - 5.

Sekarang bahwa “engkau tahu semua ini, maka berbahagialah kamu jika kamu melakukannya”. Yoh. 13 : 17.

Sesungguhnya, berbahagialah “dia yang mempunyai Allah Jakub sebagai penolongnya”. Mazmur 146:5

.

Previous
KGC
Khusus General Conference 1950
Next
P
Pembina Gedung Putih